/
Kamis, 22 September 2022 | 11:11 WIB
WhatsApp-Image-2022-09-22-at-09.40.05-681x511 (Kominfo Purbalingga)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Siswa SMA dari Kabupaten Purbalingga menorehkan prestasi usai menyabet gelar juara lomba desain poster tingkat nasional. Yashika Sahda Safriyana yang biasa disapa Sahda, mendapatkan medali emas desain grafis pada FLS2N tingkat nasional tahun 2022.

Desain posternya mengambil tema pengin eksis kok boxis, yang artinya hidup tidak selalu bersosial media tapi harus bersosial relita. Jangan terjebak like hanya sekedar eksis tapi bangunlah eksistensi dengan prestasi bukan halusinasi.

Dengan tema besar flexing yakni kebiasaan seseorang yang suka memamerkan apapun di medsos biak harta, barang koleksi dan penampilan, Sahda mengalahkan 43 peserta dari seluruh Indonesia.

Dalam posternya Saras juga mencantumkan kata-kata bijak dari Seo Hok Gie yakni Lebih baik terasing dari pada hidup dalam kemunafikan.

“Saya merasa bangga dan tidak menyangka bisa meraih medali emas pada kejuaraan FLS2N tingkat nasional ini,” ujarnya yang juga sebagai ketua OSIS SMA 1 Rembang, Rabu 21 September 2022.

Sahda  yang juga sudah terdaftar sebagai peraih beasiswa LPDP untuk Monash University, Australia, jurusan desain art, mengatakan mempersiapkan diri selama selama satu bulan sebelum lomba.

Persiapan meliputi pembuatan konsep poster hingga penjelasan makna dari poster yang kemudian dituangkan ke aplikasi desain grafis. Sahda juag harus mempersiapkan mental, karena perlombaan tingkat nasional pastinya lebih bagus-bagus.

Sedangkan guru pembimbingnya, Susiawan Harianto (Hari) mengatakan lomba desain kali ini agak susah karena kata flexing itu masing asing bagi kalangan awam.

Ia kemudian berduskusi untuk mencapai kesepaham bersama dengan anak didiknya. Dari beberapa diskusi ini kemudian ditemukan kata boxis dari kata bohong, sehingga menjadi tema desain grafisnya.

Baca Juga: Terlalu! Anak Disabilitas Mental Dirudapaksa Hingga Hamil di Banyumas, Pelaku 9 Orang

“Di tengah kesibukan Sahda sebagai penerima beasiswa LPDP dan ketua OSIS, masih bisa menyempatkan diri untuk berlatih. Selama satu bulan kami latih setiap hari dan alhamdulillah bisa meraih medali Emas,” ucapny.

Load More