PURWOKERTO.SUARA.COM - Kesepian ternyata memiliki dampak serius untuk kesehatan. Studi yang dirilis Universitas Harvard menyebut tak punya teman dan kesepian sama merusaknya dengan kebiasaan merokok dan memperpendek usia hingga delapan tahun.
Ungkapan 'kesepian membunuhmu' tampaknya tak berlebihan jika merujuk hasil studi itu. Kesepian memiliki dampak layaknya patah hati mendalam atua stres dan emosi ekstrem, yaitu mengganggu kesehatan fisik seseorang.
Mengutip pmjnews yang melansir dari laman Times Now News, Minggu (18/9/2022), studi lebih lanjut mengatakan tidak mempunyai teman hingga kesepian bisa memperpendek umur 8 tahun.
Studi tersebut menetapkan hubungan antara isolasi sosial dan kadar protein pembekuan darah yang dapat berkontribusi pada stroke atau serangan jantung.
Kesepian bisa memicu pelarian dan melawan tingkat stres fibrinogen yang biasanya melonjak jika terjadi kehilangan darah dan cedera. Bagaimanapun dapat meningkatkan tingkat tekanan darah dan menyebabkan pada pembentukan plak di arteri.
Memiliki 10-12 atau lebih sedikit teman memberikan dampak yang sama pada tingkat fibrinogen seperti merokok. Menurut Harvard Health dapat merusak kesehatan yang setara dengan merokok 15 batang sehari dan dapat memperpendek umur hingga 8 tahun.
Bahkan sebuah studi longitudinal selama 75 tahun terhadap pria, kesepian adalah racun dan semakin banyak orang terisolasi, semakin tidak bahagia mereka, maka fungsi otak menurun seperti kesehatan fisik.
Studi lain menyebut kesepian dapat menular seperti halnya pilek. Orang yang kesepian akhirnya berbagi kesepian mereka dengan orang lain dan seiring waktu, sekelompok orang yang terputus membentuk jaringan yang bertambah seiring waktu sehingga kehilangan beberapa kontak yang tersisa.
Baca Juga: FIFA Minta Rumput GBT Diubah Kualitas Standar, Ini Kata Pemkot Surabaya dan PSSI
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
5 Pilihan Tablet RAM 16 GB Memori 512 GB Paling Murah untuk Kerja
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Hari Ini, Rabu 25 Februari
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Rabu, 25 Februari 2026: Lengkap Waktu Sahur hingga Magrib
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 25 Februari 2026, Catat Waktu Subuh hingga Magrib Hari Ini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League