PURWOKERTO.SUARA.COM, MALANG- Kerusuhan suporter yang mengakibatkan 127 orang di stadion Kanjuruhan Malang menjadi salah satu insiden terburuk dalam sejarah persepakbolaan Indonesia, bahkan dunia.
Akbar Maharli, Koordinator Save Our Soccer menilai, ada ketidaksigapan stakeholder terkait dalam insiden kerusuhan yang mengakibatkan 127 orang meninggal di stadion Kanjuruhan Malang.
Akbar mengungkapkan, panitia pelaksana diduga mengabaikan surat edaran Kepolisian yang hanya mengizinkan mencetak tiket menonton pertandingan Arema FC vs Persebaya sekitar 25 orang.
Namun kenyataannya, tiket yang terjual mencapai sekitar 45 ribu. Ini membuat stadions sesak penonton. PSSI juga dinilainya juga gagal mengantisipasi risiko keributan dua tim ini yang memiliki rivalitas tinggi.
“Ini pertandingan kedua tim punya rivalitas tinggi. Arema boleh kalah dengan tim lain, asal tidak dengan Persebaya,”katanya dalam wawancara di channel Kompas TV
Ia juga menyoroti cara pihak keamanan dalam meredam massa. Penanganan pengamanan di stadion tidak seperti pengamanan saat aksi demonstrasi. Problemnya, saat terjadi kerusuhan di stadion Kanjuruhan, polisi tidak punya caralain sehingga menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton.
Ini yang menurutnya menyebabkan banyak penonton meninggal karena terinjak atau sesak nafas.
Padahal dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulations, pasal 19 b, penggunaan senjata api atau gas untuk mengontrol kerumunan dilarang.
Ia pun menilai harus ada sanksi terhadap pelanggar hukum pidana maupun pelanggaran prosedur terkait aturan Safety and Security.
Baca Juga: Resmi, Per 1 OktoberPertamina Turunkan Harga Pertamax
“Senjata dan gas air mata gak boleh masuk lapangan untuk pengamanan,”katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Dulu Jauh dari Tuhan, Ivan Gunawan Kenang Momen Diajak Edric Tjandra Temui Banyak Pendeta
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
5 Body Lotion untuk Mencerahkan dan Meratakan Warna Kulit Setelah Mudik
-
Terpopuler: 7 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Jumbo, Update Harga iPhone
-
Terpopuler: Bank BCA Kapan Buka? Promo Alfamart Paling Murah Sejagat
-
Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League