/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 13:49 WIB
IMG_20221011_131018

PURWOKERTO.SUARA.COM, SEMARANG- Kabar duka menyelimuti keluarga seorang warga negara Indonesia (WNI), bernama Novita Brazil atau Novita Kurnia Putri di Kota Semarang. Perempuan muda itu tewas dalam insiden penembakan. Novita diduga menjadi korban salah tembak di kediamannya, San Antonio, Texas, Amerika Serikat.

Andre Omer Siregar, Konjen RI Houston  Texas mengatakan, Novita dan pasangannya, Robert Brazil sedianya akan melangsungkan resepsi pernikahan di Indonesia. 

Pasalnya, mereka yang sudah menjalin hubungan rumah tangga selama kurang lebih 3 tahun menikah di tengah suasana Covid 19. Sehingga mereka harus menunda pesta pernikahannya. 

Namun takdir tak bisa ditebak. Belum sampai rencana resepsi pernikahan terwujud, Novita menemui ajal. 

"Mereka baru berencana pulang ke Indonesia untuk menggelar resepsi pernikahannya. Karena mereka menikah di tengah kondisi Covid, " katanya saat diwawancarai TVone

Kronologi Novita Warga Kota Semarang Dibunuh Kelompok Remaja di Texas Amerika dengan 100 Tembakan

Kronologi

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 100 peluru ditembakan ke rumah Novita di Texas hingga beberapa di antaranya mengenai tubuh Novita hingga tewas.

Dikutip dari suara.com, tembakan yang merenggut nyawa Novita berasal dari dua orang remaja yang berniat menembak dari kendaraan (drive-by shooting), sebagaimana yang dilansir oleh laman NBC News.

Baca Juga: Sukses Jadi Film Terlaris, KKN di Desa Penari Akan Hadir Versi Panjang Akhri Tahun Ini

Untuk diketahui, Arizona State University menyebut drive-by shooting umumnya dilakukan oleh para anggota geng untuk menyerang kelompok lainnya.

Sheriff Bexar County, Javier Salazar  menyebut kedua remaja itu didapati berkendara di area kediaman Novita pada Selasa (4/10/2022) siang hari.

Beberapa petugas kepolisian mendengar suara tembakan beruntun di area tersebut. Terlihat sebuah mobil  kabur dari lokasi kejadian dengan kecepatan tinggi. 

Nahas, Novita lah yang menjadi korban penembakan yang diduga salah sasaran tersebut. Salazar mengatakan, perempuan berusia 25 tahun itu sedang bekerja di dalam kamar tidurnya saat segerombolan remaja tersebut datang menyerang. 

Setidaknya ada 100 butir amunisi dari berbagai kaliber mengenai rumah Novita. Polisi berhasil menangkap pelaku. Sekelompok remaja tersebut juga didapati berbekal senapan AR-15.

Pelaku kini ditahan di Bexar County Juvenile Detention Center. Mereka dituduh melakukannya pembunuhan dan penyerangan berat dengan ancaman hukuman mati atau hukuman seumur hidup.

Sementara itu, pemerintah melalui Konsulat Jenderal Republik indonesia Houston akan segera memulangkan jenazah Novita ke Indonesia. Sesuai permintaan keluarga, pihak konsulat akan mempercepat proses pemulangan jenazah ke Semarang. 

Terpisah, ibunda Novita di Semarang, Nani Muldiani masih terpukul dengan kepergian anaknya. 

Ia mengungkapkan anaknya memiliki kepribadian baik. Novita juga selalu menuruti kebutuhan yang dia minta. 

"Kalau mama butuh, dia pasti kasih, " katanya (irumacezza)

Load More