- BPBD Kabupaten Bogor mengevakuasi satu mobil terseret banjir bandang di Desa Bojong Koneng pada Rabu sore, 11 Februari 2026.
- Banjir dipicu hujan deras menyebabkan luapan anak kali yang membawa lumpur menutup badan jalan dan terjadi pukul 16.06 WIB.
- Tidak ditemukan korban jiwa, saat ini fokus penanganan adalah pembersihan material agar akses jalan kembali normal.
Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengevakuasi satu unit mobil yang terseret banjir bandang di Jalan Bali Raya, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/2/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan itu dalam durasi cukup lama. Air dari aliran anak kali di area perumahan meluap dan membawa material lumpur serta bebatuan hingga menutup badan jalan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan BPBD langsung bergerak begitu menerima laporan kejadian.
“Sejak laporan diterima, kami sudah bergerak. Saat ini tinggal pembersihan material agar akses jalan kembali normal,” kata Ajat, dikutip dari Antara, Kamis (12/2/2026).
Banjir bandang dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.06 WIB. Derasnya arus air menyeret satu kendaraan roda empat yang berada di sekitar lokasi. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan, namun berhasil dievakuasi petugas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak. Banjir berangsur surut dan penanganan saat ini difokuskan pada pembersihan material lumpur dan bebatuan di akses jalan,” ujarnya, dikutip dari Antara.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor segera melakukan kaji cepat dan analisis di lokasi kejadian. Petugas juga berkoordinasi dengan aparat setempat serta unsur Muspika Kecamatan Babakan Madang untuk mempercepat penanganan.
Selain itu, BPBD turut memberikan edukasi kebencanaan dan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah Bogor masih tergolong tinggi.
Baca Juga: Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya
BPBD mencatat akses jalan lingkungan di lokasi sempat tertutup material lumpur dan bebatuan. Proses pembersihan dilakukan bersama pihak pengembang kawasan dan warga setempat.
Hingga Rabu malam, situasi di Desa Bojong Koneng dilaporkan aman dan terkendali. Kondisi jalan pun secara bertahap mulai dapat dilalui kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar
-
Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran
-
Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun
-
Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran
-
Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?