PURWOKERTO.SUARA.COM - Sidang perdana kasus pembunuhan berencana Brigadir J mengungkap fakta-fakta yang selama ini belum diketahui publik. Sidang yang mengagendakan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum ini diselenggarakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 17 Oktober 2022 siang.
Dalam dakwaan itu, jaksa mengungkap detail kronologi pembunuhan berencana Brigadir J disertai peran masing-masing terdakwa.
Ferdy Sambo datang mengenakan batik lengan panjang dengan rompi tahanan kejaksaan. Sementara terdakwa lain mengenakan kemeja putih dengan rompi tahanan kejaksaan berwarna merah dan hitam.
Pada sidang ini, ada beberapa fakta baru yang terungkap. Fakta baru itu antara lain:
1. Ferdi Sambo dan Putri memberi hadiah iPhone 13 Pro Max kepada tiga terdakwa.
Beberapa hari setelah pembunuhan Brigadir J, Sambo meminta Bharada Eliezer, Bripka Riky Rizal dan Kuat Ma'ruf datang menghadap rumah pribadi Sambo di Jl Saguling 3.
Di ruang kerja Sambo lantai dua rumah itu, mereka bertiga disodori amplop putih berisi mata uang asing. Bripka Riky dan Kuat, mendapat uang senilai Rp 500 juta. Sementara Bharada Eliezer senilai Rp 1 miliar.
Namun uang itu akan diberikan setelah kasus ini beres sesuai skenario Sambo. Hari itu mereka hanya menerima iPhone 13 Pro Max sebagai ganti HP mereka yang dimusnahkan.
HP yang lama dimusnahkan untuk menghilangkan jejak digital kejahatan mereka yang terekam di percakapan HP. Tak satupun dari riga orang ini yang menolak pemberian iPhone 13 Pro Max dari Sambo.
Baca Juga: Pep Guardiola Kecewa Berat Gol Foden Dianulir, City Kalah 1-0 dari Liverpool
Putri Candrawathi yang berada di sebelah Ferdy Sambo mengucapkan terima kasih kepada ketiga anak buah suaminya yang telah menjalankan tugas mengeksekusi Brigadir J.
2. Putri mengetahui rencana pembunuhan Brigadir J sejak awal hingga eksekusi.
Dalam dakwaan, Putri Candrawathi mengetahui rencana pembunuhan Brigadir J. Hingga eksekusi rencana pembunuhan Brigadir J berjalan, Putri Candrawathi tak mencegah justru mendukung jalannya rencana pembunuhan.
3. Seperti Sambo, Putri ceritakan skenario pelecehan seksual kepada orang-orang di sekitar yang memiliki kewenangan.
Kepada Benny Ali yang diteruskan ke Brigjen Hendra, Putri Candrawathi mengaku dilecehkan Brigadir J. Putri secara detail menceritakan Brigadir J meraba pahanya hingga menyentuh kemaluan Putri Candrawathi yang tengah tertidur.
Menurut Putri, ia terbangun kemudian diancam dengan todongan pistol agar tidak berteriak. Namun Putri tetap berteriak yang membuat Bharada E naik ke lantai dua lalu terjadilah tembak menembak seperti skenario palsu versi Ferdi Sambo.
4. Ferdy Sambo perintahkan pemusnahan rekaman CCTV di Duren Tiga
Ferdy Sambo memerintahkan anak buahnya di Divisi Propam untuk memusnahkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian Duren Tiga. Sebab, rekaman CCTV itu menunjukkan fakta yang berbeda dengan skenario yang ia susun untuk menutupi kejahatan pembunuhan berencana Brigadir J. Brigjen Hendra diperintahkan untuk memastikan semua berjalan sesuai arahan Sambo.
Berita Terkait
-
Sidang Perdana Ferdy Sambo Digelar Hari Ini, Berikut Link Siarannya
-
Buku Catatan Bergetar saat Pidato, Warganet Kasihan dengan Kapolri
-
Hattrick! Polri Kebobolan Tiga Kasus Besar, Ini Peringatan Presiden Jokowi
-
Pertama dalam Sejarah! Dua Jenderal Terancam Hukuman Mati, Irjen Pol Teddy Minahasa Susul Ferdy Sambo
-
Sosok Irjen Pol Toni Harmanto, Kapolda Jawa Timur Pengganti Irjen Pol Teddy Minahasa
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji
-
Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan
-
Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo
-
Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa
-
Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan
-
Kantor Kemenko Polkam Tak Aman? Motor Jurnalis iNews Hilang, Tak Ada CCTV di Lokasi
-
OJK Bidik Generasi Muda dan Lansia, Literasi Keuangan Masih Jadi Tantangan
-
Orang Dekat Eks PM Italia Jadi Otak Serangan Bom ke Jurnalis Investigasi Sigfrido Ranucci
-
Bos BEI Buka Suara Isu Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal
-
5 Posisi Foto Pernikahan yang Baik dan Membawa Hoki di Dalam Rumah