/
Selasa, 18 Oktober 2022 | 10:55 WIB
Jalan Nasional Yogyakarta-Bandung di Desa Adisara, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas persisnya di sebelah barat Sungai Tajum longsor, Selasa (18/10/2022). (Anang F)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Jalan Nasional Yogyakarta-Bandung di Desa Adisara, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas di sebelah barat Sungai Tajum longsor, Selasa pagi 18 Oktober 2022 pukul 06.00 WIB. Akibatnya arus lalu lintas tersendat.

Sebelum longsor, jalan itu sempat retak. Keretakan jalan sudah terlihat sejak Senin 17 Oktober 2022.

"Itu kemarin sekitar setengah tujuh pagi sudah retak 20 cm an. Kemudian kami dari kepolisian berinisiatif kasih rambu-rambu dan membuat satu jalur sistem buka-tutup," kata Kapolsek Jatilawang, AKP Wawan Dwi Leksono saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa 18 Oktober 2022.

Polsek Jatilawang berkoordinasi dengan perwakilan PUPR yang ada di Purwokerto untuk melakukan penanganan secara darurat. Polsek juga menghubungi Satlantas untuk menutup sementara akses jalan bagi kendaraan besar. Hal ini bertujuan agar longsor tidak semakin parah.

"Hari ini kami memohon untuk ditutup kendaraan besar dari arah Tegal agar lurus lewat Ajibarang dan lewat jalur tengah. Sedangkan arah Rawalo belok kanan kita arahkan lewat Tanjung," ujarnya.

Menurutnya, peristiwa longsor ini terjadi secara perlahan. Kondisi retak semakin parah pada Selasa (18/10/2022) pukul 03.00 WIB dinihari. Saat longsor, arus lalu lintas sudah diberlakukan buka-tutup jalan sehingga tidak ada kendaraan yang melintas di atasnya.

"Panjang longsoran sekitar 13 meter dengan lebar 5 meter. Letaknya berada di disisi selatan sebelah barat jembatan," jelasnya.

Longsor diduga terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari. Selain itu juga dikarenakan arus lalu lintas kendaraan ramai karena berada di jalur nasional. (Anang Firmansyah)

Baca Juga: Pengacara Keluarga : Kemungkinan Ibu Putri Sendiri yang Lecehkan Brigadir Yosua

Load More