PURWOKERTO.SUARA.COM, MALANG- Aksi demonstrasi yang identik dilakukan mahasiswa, kini sudah mulai menular ke dunia pendidikan menengah. Di Malang, para siswa SMAN 1 Turen Kabupaten Malang menggelar demonstrasi di sekolah menuntut kepala sekolahnya sendiri.
Warganet dihebohkan dengan beredarnya video demonstrasi di SMAN 1 Turen. Tampak para siswa berkumpul di halaman sekolah dengan membentangkan spanduk berisi kata-kata menohok yang diduga ditujukan untuk kepala sekolah.
Misalnya, dengan kalimat “Stop Arogan”.
Tampak kepala sekolah menemui demonstran untuk mennaggapi tuntutan mereka.
“Tidak ada kekecewaan dan keberatan, manakala kalian menginginkan saya tidak memimpin lembaga ini,”katanya
Ia kemudian menyinggung, selama memimpin sekolah tersebut, sejak September 2021 lalu, sudah tidak terhitung prestasi yang berhasil tertorehkan.
Ia hanya menyesalkan perilaku siswanya dan prihatin atas kejadian ini. Karena pendidikan karakter yang diajarkan bapak dan ibu guru mereka tidak ada hasilnya.
“Jangan salahkan kami manakala tahun ajaran baru peminat di sekolah ini mengalami penurunan,”katanya
Ia menegaskan, di hari saat terjadi demonstrasi di sekolah ini, ia tak mencari kemenangan, melainkan kebenaran. Ia juga akan mendoakan anak didiknya mendapatkan hidayah dari Tuhan agar ditunjukkan kebenaran.
Baca Juga: Luar Biasa, Universitas Muhammadiyah Surakarta Akan Buka Cabang di Seoul
“Saya takutnya kalian adalah korban dari orang yang tak bertanggung jawab,”katanya
Setiap pernyataan ibu kelapa sekolah itu selalu disambut dengan sorakan sinis para siswa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Biaya Kuliah Unsri 2026 Terbaru, Kedokteran Tembus Rp200 Juta, Jurusan Lain Berapa?