PURWOKERTO.SUARA.COM - Pengacara eks Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, Adriel Viari Purba, membeberkan isi chat Irjen Teddy Minahasa kepada kliennya. Isi percakapan pesan itu antara lain perintah mengganti barang bukti sabu dengan tawas.
"Itu perintah pak TM, pada saat saya mendampingi klien kami di BAP semua menjelaskan seperti itu dan ada dalam chat, 'mas tukar sabu dengan tawas' seperempat," ujar Adriel di Polda Metro Jaya, Sabtu 22 Oktober 2022.
Atas perintah Irjen Teddy Minahasa itu, AKBP Dody Prawiranegara menyuruh orang kepercayaannya bernama Samsul Maarif yang kini juga ditetapkan sebagai tersangka untuk mengganti sabu dengan tawas. Namun, Samsul Maarif sempat menolak permintaan AKBP Dody hingga keduanya sempat cekcok karena perintah itu.
"Makanya dia meminta Arif, tangan kanannya, menukar tawas dengan sabu. Arif juga menolak, bahkan mereka ribut, ini perintah pak TM, tahu mau gimana, ini penjelas Dody," kata Adriel.
Dikabarkan sebelumnya, Irjen Polisi Teddy Minahasa diduga mengendalikan penjualan barang bukti 5 kilogram narkoba jenis sabu. Barang bukti ini merupakan bagian dari 40 Kg lebih sabu yang disita Polres Bukittinggi.
Barang bukti sabu diambil dari pengungkapan kasus narkoba bulan Mei tahun 2022 di Polres Bukittinggi. Dari total 41 kg yang disita, 5 Kg di antaranya diganti tawas dan sisanya dimusnahkan.
Penyidik telah meneam dari total 11 tersangka kasus ini kompak menyebut Teddy sebagai otak peredaran gapkan 11 orang tersangka. Enam di antara saksi itu kompak menuding peredaran narkoba itu atas perintah Irjen Teddy Minahasa.
"Saya kan pengacara keenam tersangka, jadi otomatis saya mendampingi pada saat pemeriksaan semuanya. Itu semuanya memberikan keterangan bahwa bapak Teddy Minahasa lah yang menjadi otak atas skenario semua rentetan peristiwa ini," ujar, Adriel.
Baca Juga: Enam Tersangka Kompak Tuding Irjen Teddy Minahasa Jadi Otak Peredaran Narkoba
Berita Terkait
-
Enam Tersangka Kompak Tuding Irjen Teddy Minahasa Jadi Otak Peredaran Narkoba
-
Viral Irjen Pol Teddy Minahasa Ingatkan Bawahannya soal Rizki Halal, Jangan Bekingi Kejahatan
-
Buku Catatan Bergetar saat Pidato, Warganet Kasihan dengan Kapolri
-
Gara-gara Ini Irjen Pol Teddy Minahasa Menolak Diperiksa Penyidik
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kisah Rosyidah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Bangun UMKM Olahan Laut di Indramayu
-
Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!
-
Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua
-
Pulang ke Kampung Halaman, Rosyidah Sukses Kembangkan Usaha Hasil Laut Berkat Dukungan BRI
-
3 Sunscreen Korea Terbaik untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Termasuk Semifinal Kali Ini, Argentina Sudah 3 Kali Singkirkan Inggris dengan Menyakitkan!
-
Berbekal KUR BRI, Eks PMI Asal Indramayu Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut
-
Panduan Lengkap Memahami Status Rekening Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant BRI
-
Dari Negeri Rantau ke Pesisir Indramayu, Rosyidah Bangun Usaha Olahan Laut Bersama BRI
-
Pukul, Tendang lalu Menyeret: Sadisnya Oknum Satpam Aniaya Karyawati di Bintan