PURWOKERTO.SUARA.COM Melalui akun Juragan 99, Gilang Widya Pramana mengungkapkan alasan dirinya mundur sebagai presiden Arema FC setelah Tragedi Kanjuruhan.
Gilang Juragan 99 mengunggah foto disamping Trofi Piala Presiden dan menulis alasannya.
"Hampir 1,5 tahun bersama. Saya sudah berusaha yang terbaik, tapi akhir cerita berkata lain. Mungkin klub memerlukan sosok yang lebih baik," tulis Gilang Juragan 99.
Gilang mengungkapkan ingin fokus kepada keluaraga dan bidang lain diluar sepak bola.
"Saya rehat dulu, fokus ke keluarga dan kegiatan lain di luar sepak bola," ungkap Gilang Juragan 99.
Namun, Gilang Juragan 99 menyatakan akan mendukung keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Dia juga terus mendukung Arema FC dan Aremania.
"Saya tetap mendukung keluarga korban dari tragedi yang tidak kita inginkan. Saya tetap mendukung Arema FC dan Aremania lainnya.," ucap Gilang Juragan 99.
Lebih lanjut Gilang mengakatakan semua fasilitas untuk tim Arema FC tetap dapat digunakan dan juga menghibangkan bus untuk tim.
Diakhir unggahannya, dia memberi dukungan untuk Arema FC dan Areminia.
Baca Juga: Mengenal Sejarah Perayaan Halloween, Diduga Penyebab Tragedi Itaewon
Sebagai pengingat, laga lanjutan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir ricuh dan menelan ratusan korban jiwa. (Iruma Cezza)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pelatih Bali United Menyesal Gagal Boyong Eliano Reijnders, Kenapa?
-
Lakuer Palembang: Kerajinan Kayu Berlapis Emas yang Dulu dari Istana, Kini Diburu Kolektor Dunia
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?