PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Kabar tentang jembatan Kali Serayu yang ambles tersiar beberapa waktu yang lalu. Untuk keperluan perbaikan, jembatan yang menghubungkan Kabupaten Purbalingga dan Banjarnegara ini akan ditutup sepekan ke depan.
Jembatan Kali Serayu ini berada di Jalan Klampok Banjarnegara-Bukateja Purbalingga Km 18+800. Jembatan ini ditutup mulai hari ini, Selasa 1-8 November 2022.
Penutupan jembatan Kali Serayu dilakukan berdasarkan hasil penilaian Pemerintah Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Cilacap Provinsi Jawa Tengah yang menyatakan perbaikan kerusakan jembatan butuh penutupan.
"Berdasarkan hasil monitoring kondisi lantai jembatan dan perlunya dilakukan perbaikan, maka kami mengajukan permohonan penutupan sementara arus lalu lintas yang melalui Jembatan K Serayu Ruas Jalan Klampok-Purbalingga Km 18+800," demikian bunyi surat DPU Jateng Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Cilacap , Selasa (1/11/2022).
Kasat Lantas Polres Purbalingga, AKP Mia Novrila Safitry memberikan informasi alternatif jalan yang bisa dilalui warga Purbalingga yang hendak ke Banjarnegara.
"Ada perbaikan jembatan Serayu Bukateja, kendaraan roda empat atau lebih dari arah Purbalingga Banjarnegara sementara waktu dilarang melintas," kata Mia.
Mia menjelaskan, pengguna jalan bisa menggunakan jalur alternatif simpang empat Ngebrak Bukateja Purbalingga.
"Melalui jalan raya Rakit-Banjarnegara atau jalan raya Kemangkon-Sokaraja-Banyumas-Banjarnegara," ujarnya.
Baca Juga: Siap Tayang Film The Big Four di Netflix
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel