PURWOKERTO.SUARA.COM - Kedua pemeran video porno kebaya merah telah ditangkap. Polisi mengungkap, pasangan kekasih itu telah membuat 92 video porno dengan berbagai judul, satu di antaranya video berjudul "1 Lawan 3".
Pemeran pria berinisial ACS, warga Surabaya, sedangkan pemeran wanita inisial AH, warga Malang. Pasangan ini membuat video porno untuk dijual.
Mereka membuat video porno sesuai permintaan pembeli. Pembeli memesan melalui pesan langsung atau DM di media sosial.
Narasi dalam videopun disesuaikan dengan permintaan pembeli. Video porno kebaya merah misalnya, kedua orang ini memerankan sebagai pria hidung belang dan petugas cleaning service hotel.
Pada video berdurasi 16 menit itu, petugas cleaning service berkebaya merah itu seolah-olah malu-malu kucing ketika diajak bermesraan dan menolak ajakan tamu hotel si pria hidung belang. Namun pada akhirnya ia diceritakan ketagihan.
Di dalam laptop yang menurut pelaku sudah terbakar, ada 92 video porno. Satu di antara video itu berjudul "1 Lawan 3", atau biasa disebut threesome yaitu video porno yang melibatkan tiga orang sekaligus.
Dalam sekali syuting, mereka mendapat upah Rp 750 ribu. Uang itu mereka bagi berdua.
“Uang tersebut digunakan untuk menyewa hotel sebagai lokasi syuting dan sisanya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Kombes Pol Farman, Dirreskrimsus Polda Jawa Timur .
Kini kedua pemeran video mesum kebaya merah telah ditangkap aparat kepolisian. Mereka hanya bisa tertunduk malu mengenakan seragam tahanan berwarna oranye ketika dihadirkan pada konferensi pers di Mapolda Jawa Timur.
Baca Juga: Kunjungi Warga Terdampak Banjir di Kalibaru, Gubernur Jatim Tinjau Posko Darurat
Berita Terkait
-
Segini Besaran Tarif Pesanan Video Asusila Kebaya Merah dari Pengguna di Twitter
-
Pelaku Video Mesum Kebaya Merah, Akui Motif Pembuatan Video Itu Lantaran Pesanan di Twitter
-
Polisi Tangkap Dua Pemeran Video Porno Kebaya Merah
-
Dalami Video Asusila Kebaya Merah, Polrestabes Surabaya Datangi Hotel yang Diduga Lokasi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim
-
Saat Biaya Logistik Ditekan, Pelaku Industri Beralih ke Layanan Distribusi Terintegrasi
-
Seperti Pesawat Jatuh! Kesaksian Horor Ledakan di AEON Mall yang Tewaskan 2 Orang
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
The House That Floated, Kisah Tanpa Dialog yang Membuat Pembaca Terharu
-
Aplikasi Snapboost Ditutup, Modusnya Berikan Suka di Media Sosial Bikin Uang Raib
-
Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar
-
Tinted Lip Balm Hanasui untuk Kulit Sawo Matang Shade Berapa? Cek Ulasannya
-
Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?