PURWOJERTO.SUARA.COM- Ribuan jurnalis baik dalam mapun luar negeri akan meliput langsung gelaran KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Jenereal Infomrasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong, pada Rabu 9 November 2022.
“Jumlah jurnalis yang terakreditasi adalah 2.133,” jelas Usman yang dikutip dari Antara.
Dari 2.133 jurnalis yang meliput KTT G20 berasal dari 430 perusahaan media dengan 71 media nasional an 364 media internasional.
Sebagai penanggung jawab bidang komunikasi dan media Presidensi G20 menyatakan pusat media, media center, tempat jurnalis meliput KTT G20 akan mulai beroperasi tanggal 13-17 November 2022 pukul 08.00-22.00 WITA.
Namun, untuk tanggal 15 November pusat media akan dibuka hingga pukul 24.00 WITA.
“Media center akan menyediakan bahan berupa siaran pers, infografis, video dan audio yang bisa diakses sesuai keperluan,” jelas Usman.
Pusat media ini nantinya akan menyediakan 96 komputer, jaringan internet berkecepatan 1,5GBps, serta ruang konferensi pers berkapasitas 443 orang dan interpreter dalam lima bahasa.
Kominfo juga akan menyediakan siaran pers dalam bahasa Indonesia dan Inggris, foto dan video clean feed yang bisa digunakan untuk keperluan penyiaran. (citra safitra)
Baca Juga: Besok Citilink Kembali Buka Penerbangan Purbalingga - Jakarta, Ini Jadwalnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja