PURWOKERTO.SUARA.COM, Timnas Indonesia U-20 digulung Prancis enam gol tanpa balas di Murcia, Spanyol, Jumat (18/11/2022) dini hari WIB.
Pelatih Shin Tae-yong mengungkap kegagalan tim asuhannya memeroleh poin dalam laga itu.
Shin Tae-yong mengungkap penyebab Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-20-- tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Menurutnya, mental Marselino Ferdinan dan kawan-kawan sudah jatuh sebelum bertanding.
Mereka sudah terbayang bakal menghadapi lawan yang besar.
Terbukti, para pemain sering membuat kesalahan yang tidak perlu di lapangan.
"Jadi permainan kita itu takut kalau lawan tim yang lebih baik dan lebih kuat dari kita, itu yang harus keluar dari pemikiran," kata Shin Tae-yong dalam keterangan PSSI, Jumat (18/11/2022).
Padahal, menurut pelatih asal Korea Selatan itu, tidak ada masalah dengan kemampuan pemain. Hanya masalah mental yang lemah yang harus diperbaiki karena akan memengaruhi aksi mereka di lapangan.
"Kemampuan pemain sih memang sebenarnya baik. Tapi kadang sudah takut duluan sebelum bermain," ucap Shin Tae-yong
Baca Juga: KPU Buka Lowongan 287 Ribu Anggota PPK dan PPS, Apa Saja Syaratnya?
Ini merupakan laga uji coba pertama Timnas Indonesia U-20 sejak mendarat di Prancis. Dijadwalkan tim Merah Putih kembali bertanding melawan Slovakia, Sabtu (19/11/2022).
Timnas Indonesia U-20 disiapkan buat menghadapi dua kejuaraan bergengsi, yaitu Piala Asia U-20 23 di Uzbekistan dan Piala Dunia U-20 2023 di mana Indonesia menjadi tuan rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel