PURWOKERTO.SUARA.COM- Resmi merilis Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 untuk dosis lanjut, maka vaksinasi booster kedua bisa dilaksanakan.
Namun, apa saja syarat dan ketentuan untuk mendapatkan vaksin booster kedua?
Untuk kalian yang memiliki anggota keluarga dengan usia tergolong lansia diharapkan untuk cek fasilitas vaksin booster. Lalu, bagi seluruh warga negara Indonesia yang sudah berusia lebih dari 18 tahun bisa mendapatkan tiket dan jadwal vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi.
Berikut cara mendapatkan vaksin booster kedua melalui aplikasi PeduliLindungi
Langkah-langkah untuk bisa melaksanakan vaksinasi booster kedua dikutip dari faq.kemkes.go.id adalah sebagai berikut:
1.Buka aplikasi PeduliLindungi.
2.Masuk dengan akun terdaftar.
3.Klik menu "Profil" dan pilih "Status Vaksinasi dan Hasil Tes Covid-19".
4.Status dan jadwal vaksinasi booster akan tampil di layar handhpone Anda.
5.Cek tiket dengan cara masuk ke riwayat dan tiket vaksin
Selain melalui handphone, kalian bisa cek tiket vaksinasi booster kedua dengan membuka website https://pedulilindungi.id/ . Caranya dengan memasukkan nama lengkap serta NIK .
Syarat dapat vaksin booster kedua
Setelah cek tiket dan jadwal vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi, pastikan kalian telah memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin booster sebagai berikut:
1.Membawa fotokopi KTP/KK dan alat tulis
2.Usia 60 tahun ke atas.
3.Sudah mendapatkan vaksinasi booster dosis pertama dalam kurun waktu tiga/enam bulan sebelumnya
Pedoman vaksinasi booster kedua
Pedoman pemberian vaksinasi booster tercantum dalam Surat Edaran (SE) Kemenkes Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia yang diteken oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu pada 22 November 2022.
Baca Juga: Cara Rekam Panggilan Di HP Samsung Tanpa Aplikasi Tambahan
Berikut jenis vaksin booster kedua yang akan diberikan kepada masyarakat dan telah mendapatkan ijin dari EUA, Badan Pengawas Obat dan Makanan, yaitu:
a.Vaksin Primer Sinovac
b.Vaksin Primer Pfizer
c.Vaksin Primer AstraZeneca
d.Vaksin Primar Sinopharm
e.Vaksin Primer Moderna
f.Vaksin Primer Janssen (J&J)
Perlu dipahami, vaksin booster kedua terlebih dahulu diprioritaskan untuk lansia. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Gara-gara Antrean Solar, Sopir Truk Ngaku Diculik dan Diancam Ditembak Oknum Polisi
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP