PURWOKERTO.SUARA.COM- Pada Jumat, 2 Desember 2022 Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan maskot untuk Pemilu 2024 mendatang.
Maskot yang dipilih KPU RI adalah sepasang burung jenis Jalak Bali yang diberi nama “Sura dan Sulu”.
“Sura” merupakan singkatan dari Suara Rakyat, sedangkan “Sulu” singkatan dari Suara Pemilu.
Tak hanya itu, maskot ini dipilih oleh KPU melalui perlombaan design maskot yang dimenangkan oleh mahasiswi Universitas Pradita Tanggerang bernama Stepahine.
Msskot “Sura dan Sulu” digambarkan sebagai pemilih dan perwakilan dari KPU. Sura adalah burung Jalak jantan yang mewakili pemilih laki-laki. Lalu Sulu merupakan burung Jalak betina yang mewakili pemilih perempuan.
Keduanya juga memakai pakaian putih yang menggambarkan Proses pemilu nanti berjalan dengan bersih.
Yang menarik, Sulu mendapatkan aksesoris tambahan berupa alat coblos ditangannya dan mendapatkan tinta ungu.
Hal ini menunjukkan Sulu telah menggunakan hak suaranya pada pemilihan umum nanti.
“Simbol burung yang digunakan ini kan simbol burung yang digunakan untuk lambang-lambang negara di berbagai macam tempat, ada yang menyebutnya burung elang, ada yang menyebutnya burung garuda. Tapi, yang paling penting ada simbol surat-surat suara dan alat coblosnya itu yang paling penting,” jelas ketua KPI, Hasyim Ashari di kawasan pantai Karnval Ancol.
Baca Juga: Laga Pamungkas Lawan Portugal, Korea Selatan Tanpa Didampingi Pelatih Kepala
Di sisi lain, KPU RI juga menunjuk grup band Coklat untuk mengisi jingle Pemilu 2024 dengan lagu berjudul “Memilih untuk Indonesia”. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah