PURWOKERTO.SUARA.COM, LUMAJANG-Erupsi Gunung Semeru berdampak pada masyarakat yang tinggal di lerengnya, baik di Kabupaten Lumajang atau beberapa daerah di sekitarnya.
Dari video yang tersebar di media sosial, terlihat aksi sejumlah petugas dan relawan mengevakuasi warga.
Namun ada satu rekaman yang menuai sorotan karena ada seorang pengasuh pondok pesantren tidak mau dievakuasi.
Bahkan pria yang mengaku pengasuh pesantren itu terlihat ngotot enggan dievakuasi.
"Tidak bisa. Kita di sini di negara hukum. Gak usah!" kata pria tersebut.
Ia yang sempat berdebat dengan petugas tetap enggan mengikuti arahan untuk dievakuasi.
Padahal, dalam rekaman itu, lokasi tersebut sudah dipenuhi abu vulkanik. Belum diketahui secara pasti di mana lokasi kejadian tersebut.
"Karena untuk sekarang ini saya (dari) dulu tidak pernah lari. Itu urusan saya kok, " katanya
Ia pun meyakinkan keselamatannya dan santri-santrimya adalah tanggung jawabnya. Ia menyebut ada 15 santri yang masih tinggal di pesantren itu.
Baca Juga: Enam Alternatif Pengganti Nasi Untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?
Petugas dan relawan akhirnya tidak memaksa pria itu untuk mau dievakuasi. Pernyataan pria itu yang enggan dievakuasi dan akan bertanggung jawab atas keselamatan santrinya direkam oleh relawan.
Kemudian tim pun pergi meninggalkan lokasi itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diperiksa Kasus Dugaan Kekerasan Anak, Oknum TNI AD di Kendari Kabur Saat Diinterogasi
-
Cushion Barenbliss Harga Berapa? Ini Update Terbaru dan 3 Rekomendasinya
-
'Nggak Ada yang Gitu-gitu', Respons Singkat Dedie Rachim Justru Tambah Kekecewaan Warga Kayumanis
-
Bank of America Sarankan Harga GTA 6 Agar Lebih Mahal, Apa Alasannya?
-
Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Timnas Indonesia U-17 Introspeksi Total usai Gagal di AFF, Kurniawan Siapkan Kejutan untuk China
-
Warga Munjul Merasa Dikelabui! Proyek PSEL Pemkot Bogor Tuai Penolakan Keras