PURWOKERTO.SUARA.COM, MAGETAN-Peristiwa kecelakaan bus masuk jurang di Sarangan, Magetan, memakan korban jiwa.
Sebanyak enam warga RT5/ RW 2 Kelurahan Manyaran, Kota Semarang, dilaporkan meninggal dunia dalam insiden yang terjadi pada Minggu (4/12/2022).
Bus pariwisata PO Semeru Putra nopol H 1470 AG masuk jurang sedalam sekitar 20 meter di jalan tembus Sarangan Magetan, tepatnya tikungan atas Lawu Greend Forest (LGF).
Untuk kronologinya, dilansir dari Ayosemarang.com--jaringan Suara.com, ketika bus sampai di tikungan Lawu Grand Forest, laju bus terkendali karena diduga rem blong.
Seharusnya belok kiri menikung, bus justru melaju lurus dan menabrak pembatas jalan.
Bus kemudian meluncur ke jurang dengan kedalaman 15 meter. Bus juga menabrak pohon di dasar jurang sehingga terhenti.
Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan dalam keterangan tertulisnya menyebut, jumlah penumpang 50 orang, belum termasuk kru bus 2 orang.
Terdapat 7 lorban meninggal di TKP, terdiri dari 4 laki laki dan 3 perempuan, termasuk di dalamnya sopir.
Sementara korban luka sebanyak 32 orang terdiri dari 17 laki laki, 12 perempuan dewasa dan 2 anak anak.
Baca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan Drakor Favorit, Ini Daftar Link Nontonnya
Sekertaris RT 1 RW 2 Kelurahan Manyaran Agus Kusmanto mengatakan, para koban adalah rombongan dari RT 5.
Mereka melakukan perjalanan ke Jawa Timur dalam rangka piknik tahunan.
"Pak RW ikut, RT sini juga ikut" ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga