PURWOKERTO.SUARA.COM, Sebagian umat muslim di seluruh dunia merayakan kesuksesan Maroko menembus babak semifinal Piala Dunia 2022. Ini setelah Maroko berhasil mengalahkan Portugal di babak perempatfinal, Minggu (11/12) dinihari tadi, dengan skor 1-0.
Gol tunggal Youssef En Nesyri di menit ke-42 membuat Maroko mencetak sejarah baru di Piala Dunia.
Maroko menjadi tim pertama dari benua Afrika yang mampu menembus semifinal Piala Dunia. Terlebih, Maroko berhasil menyisihkan tim-tim raksasa seperti Portugal dan Spanyol.
Keberhasilan Maroko ini pun dirayakan sebagian umat muslim pecinta bola di seluruh dunia.
Di jalur Gaza, Palestina misalnya, dari video yang beredar di sosial media, tampak banyak orang menonton bareng perjuangan tim berjuluk Singa Atlas melawan Portugal.
Saat Youssef En Nesyri cetak gol, mereka yang berada di jalur Gaza pun bersorak gembira mengibarkan bendera Maroko serta Palestina.
Kegembiraan sama dirasakan umat Islam di Indonesia. Di Garut, Jawa Barat, dari video yang diunggah akun Instagram @poros.garut terlihat banyak orang berpakaian santri menonton laga Maroko kontra Portugal.
Gema Sholawat Nabi pun dikumandangkan para penonton.
Kemenangan Maroko bahkan ikut disambut gembira oleh eks pemain Jerman muslim berdarah Turki, Mesut Ozil.
Baca Juga: Seminggu Pasca Erupsi, Jalur Malang Lumajang Bisa Kembali Digunakan
Ozil lewat akun Twitter pribadinya menuliskan kebanggaan atas keberhasilan Maroko maju sampai babak semifinal Piala Dunia 2022.
"Bangga dengan tim yang luas biasa," tulis Mesut Ozil.
Bagi Ozil, keberhasilan Maroko bukan hanya menjadi kebanggaan bagi benua Afrika, namun juga umat muslim di seluruh dunia.
"Pencapaian yang luar biasa untuk benua Afrika dan dunia Islam. Senang melihat dongeng seperti ini masih mungkin terjadi di sepak bola modern,"
Sumber : suara.com/irumacezza
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?