PURWOKERTO.SUARA.COM, Timnas Maroko berhasil menyingkirkan Portugal dalam laga perempat final Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadion Al Thumama, Sabtu (10/12/22).
Youssef En-Nesyri menjadi penentu kemenangan Singa Atlas berkat 1 golnya pada akhir babak pertama.
Youssef En Nesri yang lahir pada tanggal 01 Juni 1997 di Fez mengawali karir sepakbola junior di Maghreb de Fès pada tahun 2010-2011. Ia kemudian bermain untuk Mohammed VI Football Academy pada tahun 2011-2015.
Ia sempat membela Malaga B pada tahun 2016-2017 dengan posisi sebagai penyerang.
En-Nesyri berhasil mencetak 16 gol dari 29 kali penampilan. En-Nesyri akhirnya dipromosikan ke tim utama Malaga pada tahun 2016-2018. Namun ia hanya mampu mencetak 5 gol dalam 39 kali penampilan.
En-Nesyri kemudian bergabung bersama klub CD Leganes pada tahun 2018-2020 setelah Malaga terdegradasi dari La Liga. En-Nesyri menandatangani kontrak lima tahun dengan CD Leganés di kategori utama.
Pada 16 Januari 2020, Sevilla FC menandatangani kontrak En-Nesyri dari Leganés dengan nilai €20 juta, yang berlangsung hingga Juni 2025.
Sampai kini, Youssef En-Nesyri sudah tampil di 122 laga dan berhasil mencetak 37 gol serta 3 assist, seperti yang dikutip dari laman Sportstar.
Penampilan perdananya bersama Timnas senior Maroko pada Agustus 2016 di pertandingan persahabatan melawan Albania dan São Tomé dan Príncipe.
Baca Juga: Seminggu Pasca Erupsi, Jalur Malang Lumajang Bisa Kembali Digunakan
En-Nesyri kembali dipanggil untuk membela Timnas Maroko pada Piala Dunia FIFA edisi 2018 dan 2022, serta Piala Negara-Negara Afrika edisi 2017, 2019, 2021.
Ia meraih prestasi bersama Sevilla, yaitu UEFA Europa League: 2019–2020 dan UEFA Super Cup runner-up: 2020.
En-Nesyri juga pernah mendapatkan beberapa penghargaan individual, yakni Leganés Player of the Season: 2018–19, La Liga Player of the Month: January 2021, dan France Football CAF Men Team of The Year: 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai
-
Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut
-
Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%
-
Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026
-
Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri
-
Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026