PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Polsek Jatilawang Polresta Banyumas Polda Jateng menggerebek sejumlah pelajar SMP, SMA dan SMK yang sedang asik pesta miras aliar minuman keras, Selasa 13 Desember 2022.
Polisi mengangkut para pelajar itu setelah terciduk sedang asyik meminum minuman keras jenis ciu. Polisi saat itu tengah berpatroli dan menerima laporan sekelompok pelajar yang sedang minum-minuman keras di lapangan Diponegoro Desa Tunjung Kecamatan Jatilawang, Banyumas.
"Kami mendapati puluhan pelajar sedang duduk duduk dan tidak mengikuti jam pelajaran, setelah kami cek ternyata terdapat Minuman Keras jenis Ciu, sehingga anak-anak tersebut kami lakukan pembinaan dibariskan menuju Mapolsek jatilawang," kata Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Jatilawang, AKP Wawan Dwi Leksono.
Petugas kepolisian mendata para pelajar dan memanggil guru dan orang tua yang bersangkutan. Kapolsek memberikan pembinaan bersama guru sekolah agar perbuatan parapelajar ini tidak diulangi kembali.
"Kepada para pelajar sekolah yang menggunakan sepeda motor dengan knalpot brong disampaikan untuk dilepas dan diganti dengan knalpot standar karena membuat bising lingkungan," ujar dia.
Tak hanya itu, kepada penjual miras jenis ciu, petugas juga menindak mereka dan meminta tidak menjual miras apalagi kepada anak-anak sekolah.
Kapolsek menyampaikan kegiatan patroli ini rutin dilakukan untuk menjaga kondusivitas wilayah serta meminta masyarakat untuk tidak segan melaporkan setiap kejadian yang dapat menjadi gangguan kamtibmas.
"Menjaga keamanan dan ketertiban ini buka hanya tugas pihak Kepolisian saja, tetapi perlu peran serta seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," imbau Kapolsek.
Baca Juga: 4 Tips Mengatasi Memori Internal Penuh di HP Xiaomi
Berita Terkait
-
Asal Usul Badeg, Minuman Khas Banyumas yang Melegenda
-
Tanpa Alasan yang Jelas, Seorang Pria di Banyumas Tega Membacok Ibu Kandungnya
-
Tidak Hanya Dieng, Berikut Tiga Rekomendasi Wisata Pegunungan yang Ada di Jawa Tengah
-
"Tenang Bae, Nek Meteng Aku Tanggungjawab", Kata Remaja 16 Tahun di Banyumas Sebelum Perkosa Pacar yang Masih 15 Tahun
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis