/
Senin, 19 Desember 2022 | 16:16 WIB
Momen Yudo bersama Andika Perkasa (suara.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA-Presiden Joko Widodo resmi melantik Panglima TNI Laksamana Yudo Margono,  Senin, 19 Desember 2022, di Istana Negara Jakarta.  Kepala Negara menyampaikan arahan untuk Yudo, di antaranya terkait kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang harus terus dijaga.

“Saya sudah pesan ke Panglima TNI untuk yang pertama menjaga kedaulatan NKRI, yang kedua menjaga kesatuan dan persatuan kita,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai pelantikan.

Selain itu, Presiden juga menitipkan pesan kepada Panglima TNI untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI agar kepercayaan masyarakat terhadap TNI yang saat ini sudah tinggi dapat terus dipertahankan.

Kepercayaan masyarakat kepada TNI sekarang ini, katanya,  sudah paling tinggi. Kepercayaan ini harus dijaga terus dengan profesionalisme di tubuh TNI yang terus harus ditingkatkan. 

Terkait pemilihan umum (pemilu) yang akan berlangsung di Indonesia dalam waktu dekat, Presiden menegaskan pentingnya TNI untuk tetap menjaga netralitas sehingga tidak terjerumus ke dalam politik praktis. 

Selain itu, sinergi TNI dengan Polri juga harus ditingkatkan untuk menjaga situasi kondusif di dalam negeri.

“Stabilitas politik, stabilitas keamanan itu penting dalam rangka pembangunan negara kita, dalam rangka pertumbuhan ekonomi kita dalam situasi yang tidak pasti karena ketidakpastian global,” ucap Presiden.

Presiden juga memberi arahan khusus terkait konflik di Papua. Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis disertai  ketegasan untuk menyelesaikan sejumlah permasalahan di Papua, utamanya yang berkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Karena kalau kita tidak tegas, di sana KKB selalu berbuat seperti itu ya enggak akan selesai-selesai masalahnya,” tandasnya. (irumacezza)

Baca Juga: Makin Ngantuk Setelah Minum Kopi? Ini Penyebabnya

Load More