PURWOKERTO.SUARA.COM – Berbagai konsep wisata berbasis desa terus dikembangkan, bahkan upaya ini menjadi salah satu yang difokuskan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Sehingga tidak salah jika upaya ini terus digaungkan oleh kementrian tersebut.
FYI, Desa wisata menempatkan komunitas atau masyarakat sebagai subjek atau pelaku utama dalam pembangunan kepariwisataan, kemudian memanfaatkannya bagi kesejahteraan masyarakat. Peluang inilah yang ternyata yang di tangkap oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Karangkemiri.
Desa yang terletak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah itu terus berupaya mengembangkan wahana wisata edukasi dan outbound Candi yang dikelola oleh badan usaha milik desa (BUMDes) setempat.
"Wahana wisata ini mulai kami buka pada akhir 2019 dan sempat tutup pada tahun 2020 karena adanya pandemi COVID-19," kata Kepala Desa Karangkemiri Nanang Pronoto dikutip dari Antara, Selasa, (20/12/2022).
Pada awalnya, kata Nanang, "Candi" hanya berupa wahana wisata edukasi dan mancakrida (outbound) namun dalam perkembangannya ditambah dengan sejumlah fasilitas untuk memanjakan pengunjung.
Ia mengatakan wahana wisata yang semula hanya seluas 5.600 meter persegi selalu ramai dikunjungi warga karena pada hari Minggu atau libur, jumlah pengunjungnya bisa mencapai kisaran 900 orang dalam sehari.
"Kami berencana melakukan pengembangan dengan menambah luas lahan menjadi 11.200 meter persegi atau ditambah lagi 5.600 meter persegi, seluruhnya merupakan tanah kas desa," jelasnya.
Menurut Nanang pengembangan tersebut ditujukan untuk kawasan kuliner dan penambahan luas arena mancakrida agar dapat menampung peserta lebih banyak khususnya dari komunitas-komunitas.
Lebih lanjut, ia menjelaskan keberadaan wahana wisata Candi telah memberikan sumbangan yang cukup besar untuk pendapatan asli desa (PADes) karena BUMDes Karangkemiri pada tahun 2021 mampu menyumbangkan PADes hingga Rp50 juta dan sekitar 40 persen di antaranya dari pengelolaan pariwisata.
Baca Juga: Hasil Liga 1 Indonesia, Persija Kalahkan Dewa United 3 - 2
"Kalau tahun 2022 ini, kami sebenarnya menargetkan Rp100 juta (secara keseluruhan untuk BUMDes, red.), tapi enggak tahu apakah bisa tercapai atau tidak," ujarnya.
Kendati demikian, dia mengharapkan momentum liburan akhir tahun 2022 dapat mendongkrak pendapatan wahana wisata Candi.***
Berita Terkait
-
Canggih, Petani Milenial Magelang Siram Kebun Klengkeng Pakai Smartphone
-
Unik! Pemilihan Ketua RT di Desa Beji Gunakan Sistem Pemilu
-
Modus Pencabulan Tiga Anak Lelaki di Banyumas, Cekoki Film Porno Lalu "Dieksekusi"
-
Resah karena Pungli, Sopir Truk se-Banyumas Raya Mengadu ke Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Satpam RSUD Cileungsi Curi Motor OB, Terbongkar Berkat Kartu Akses dan CCTV
-
Foto Editan Pakai Hijab Disebar sampai Dikira Mualaf, Tessa Kaunang Somasi Sandy Tumiwa
-
MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Timnas Indonesia Ungguli Mozambik di Babak Pertama, Ole Romeny Cetak Gol Indah
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru
-
Prima Salam Dirawat di RSPAD, Ratu Dewa Buka Suara soal Isu Rehabilitasi Narkoba
-
Lampu Hijau Bukan Berarti Boleh Jalan, Ini Aturan Yellow Box Junction yang Sering Dilanggar
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi
-
Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas