PURWOKERETO.SUARA.COM, KEBUMEN - Sebuah video warga menangkap basah pencuri sepeda motor di Desa Sekarteja, Adimulyo, Kebumen viral di media sosial. Pelaku babak belur setelah menjadi pelampiasan kemarahan warga.
Dalam video yang diunggah di Instagram Borobudur Media itu tampak warga berkerumun. Sebagian mengevakuasi pelaku ke mobil patroli Polsek Adimulyo.
"Ndan, terjadi pencurian motor dan malingnya tertangkap ndan, di Desa Sekarteja, terima kasih," ujar warga yang mengabil video itu.
Dua tersangka yang tertangkap masing-masing berinisial WD (45) warga Desa Jatisari, Kecamatan/Kabupaten Kebumen dan YT (42) warga Desa Waluyo, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen.
Warga menangkap keduanya sesaat setelah mencuri sepeda motor Yamaha Jupiter Z milik Sutardi (57), warga Desa Sekarteja, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen. Saat itu sepeda motor korban tengah diparkir di tepi jalan sawah.
Warga menangkap kedua tersangka pukul 08.30 WIB, sesaat setelah pelaku mengambil sepeda motor korban yang ditinggal memancing, Minggu 11 Desember 2022.
Warga yang melihat kejadian itu langsung meneriaki maling sehingga keduanya tak berkutik dan berhasil diamankan sekitar 200 meter dari lokasi terparkirnya sepeda motor.
Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha mengatakan, saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan pencurian tersebut.
"Setelah mendapatkan informasi dari perangkat desa Sekarteja, Polsek langsung datang mengamankan para tersangka. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Unit Reskrim Polsek Adimulyo," kata Aiptu Catur.
Baca Juga: 7 Manfaat Memelihara Kucing di Rumah: Punya Sahabat Hingga Jadi Pengendali Hama
Dari hasil pemeriksaan, dua tersangka yang diamankan memiliki peran masing-masing saat melancarkan aksinya. Tersangka YT berperan sebagai penentu sasaran kendaraan yang akan dicuri, sedang WD sebagai eksekutor atau pemetik.
Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat lalu setelah mendapatkan sasaran, tersangka WD akan turun dan membuka paksa kunci kendaraan korban dengan alat kunci letter T.
"Tak butuh waktu lama saat tersangka beroperasi. Karena sasarannya adalah kendaraan yang diparkir di tempat yang sepi dan minim pengawasan, serta tidak dikunci ganda," katanya.
Namun hari itu bukan keberuntungan tersangka. Aksinya kepergok warga saat mengambil sepeda motor. Karena panik diteriaki maling, pelaku lari kocar-kacir.
Saat dalam pelarian, tersangka WD terjatuh dan ditangkap warga yang sedang bekerja bakti. Melihat temannya tertangkap, tersangka YT pasrah datang menghampiri warga.
Tersangka sempat beberapa kali mendapatkan bogem mentah dari warga yang geram. Mereka kemudian diangkut dengan mobil patroli ke kantor polisi terdekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar