SUARA.COM, MAGELANG- Usaha pembibitan maupun pembesaran ikan rupanya tak bisa asal. Untuk mendapatkan hasil maksimal, pembudidaya harus memerhatikan berbagai faktor pendukung.
Bukan hanya menyangkut pakan. Suhu kolam pun harus sesuai agar tumbuh kembang ikan optimal.
Sayangnya, banyak pembudidaya ikan yang kurang memerhatikan masalah ini. Padahal, dengan teknologi tepat guna, peternak ikan bisa mengontrol suhu kolam agar tetap stabil sesuai kebutuhan ikan.
Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melakukan pendampingan ke masyarakat peternak Lele di Dusun Bakalan Lor Rt 003/012, Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang.
Senin, (5/12/2022) lalu, pihak Undip yang diwakili Norman Iskandar, ST, MT dari Fakultas Teknik menyerahkan alat Thermometer air kolam dan mesin pencetak pelet apung kepada Asosiasi Peternak Lele Kabupaten Magelang Hartoto di Desa Bligo.
Penyerahan teknologi itu dalam rangka pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat PKUM Sumber Dana Hibah Dana Selain APBN RKAT Undip Tahun Anggaran 2022.
Dengan tema "Penguatan Komoditas Ikan Lele Kabupaten Magelang dengan Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Peningkatan Efisiensi Produksi dan Peningkatan Kualitas Daging Ikan Lele".
Norman mengatakan, fasilitasi teknologi itu tak lepas dari permasalahan para peternak sebelumnya menyangkut pakan serta suhu yang kurang tepat peruntukannya.
"Karena suhu berakibat efek pakan tidak optimum dan berpotensi memunculkan jamur, " katanya
Baca Juga: Catatan Apik Vietnam di Fase Grup Piala AFF 2022, Belum Pernah Kebobolan Sepanjang Turnamen
Selain Norman Iskandar, ST.MT, Tim pengabdian PKUM ini juga digawangi Prof. Dr. Ir. Widayat, ST., MT., IPM., ASEAN.Eng dan Dr. Ir. Sulardjaka, ST., MT., IPU., ASEAN. Eng.
Norman mengatakan, dengan bantuan thermometer, peternak bisa memonitor dan mengontrol suhu air kolam.
Pasalnya, suhu untuk usaha pembibitan dan pembesaran ikan agar mendapatkan hasil maksimal berbeda.
Untuk usaha pembibitan misalnya, suhu kolam harus terjaga antara 23-26 derajat celcius. Lain halnya dengan usaha pembesaran yang membutuhkan suhu antara 26-29 derajat celcius.
Thermometer air kolam memudahkan peternak untuk memastikan suhu kolam tetap stabil.
"Suhu selalu terkontrol. Jika terlalu dingin, dipanaskan. Kalau terlalu panas, didinginkan, " katanya
Menariknya, teknologi tepat guna ini nantinya akan dikoneksikan dengan aplikasi. Bermodal smartphone di genggaman, peternak bisa memonitor suhu air kolam mereka sewaktu-waktu.
Peternak menunjukkan alat ukur suhu air kolam bantuan UNDIP
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim
-
Saat Biaya Logistik Ditekan, Pelaku Industri Beralih ke Layanan Distribusi Terintegrasi
-
Seperti Pesawat Jatuh! Kesaksian Horor Ledakan di AEON Mall yang Tewaskan 2 Orang
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
The House That Floated, Kisah Tanpa Dialog yang Membuat Pembaca Terharu
-
Aplikasi Snapboost Ditutup, Modusnya Berikan Suka di Media Sosial Bikin Uang Raib
-
Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar
-
Tinted Lip Balm Hanasui untuk Kulit Sawo Matang Shade Berapa? Cek Ulasannya
-
Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?