/
Kamis, 05 Januari 2023 | 22:23 WIB
Tim Prasarana PT KAI Daop 5 Purwokerto melakukan perbaikan. ((Foto. Antaranews.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Pasca cuaca buruk yang melanda di jalur Pantura Jawa Tengah dan mengakibatkan jalur Kereta Api terendam membuat beberapa titik lokasi saat ini dilakukan perbaikan oleh petugas.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto Krisbiyantoro mengatakan salah satu lokasi perbaikan di petak jalan antara Stasiun Prupuk dan Stasiun Slawi sudah dapat dilalui kereta dengan kecepatan normal setelah perbaikan.

"KA yang melintas di sana kecepatan normal 80 kilometer per jam setelah sempat dilakukan pembatasan kecepatan 5 kilometer per jam," katanya dikutip Antara. Kamis, (05/01/2023).

Menurut Kris, hal itu disebabkan penanganan gogos sepanjang 15 meter di KM 22+3/8 telah selesai sehingga tidak ada lagi pembatasan kecepatan KA saat melintasi lokasi kejadian.

Lebih jauh, Krisbiyantoro mengatakan sebelum terjadi kerusakan di jalur tersebut, masinis KA KA 227A Kamandaka relasi Cilacap-Semarang Tawang pada hari Rabu (04/01), pukul 17.05 WIB, melaporkan kepada Pusat Pengendali Operasional Perjalanan KA Daop 5.

Laporan tersebut tepat terjadi di KM 22+3/8 petak jalan antara Stasiun Prupuk dan Stasiun Slawi terdapat genangan air yang semakin deras arusnya melewati jalur rel kereta api.

"Kondisi tersebut mengakibatkan balas kricak yang seharusnya sebagai penopang kekuatan jalur rel, hilang terbawa arus air," jelasnya.

FYI, hilangnya balas kricak (bebatuan di rel) yang berfungsi sebagai penopang kekuatan jalur itu berbahaya untuk operasional perjalanan KA.

Oleh karena adanya kerusakan itu jalur KA di petak jalan Prupuk-Slawi dinyatakan tidak bisa dilalui oleh kereta api dan selanjutnya dilakukan penanganan. Menurut dia, kejadian tersebut berimbas terhadap keterlambatan perjalanan sejumlah KA penumpang maupun KA barang.

Baca Juga: Persiapan Piala Dunia U-20, Persebaya Terancam Tidak Bisa Bermain di Kandang

Seperti KA 187 Joglosemarkerto relasi dari Stasiun Purwokerto-Semarang Tawang, KA 2624A Gamao Tanker (KA pengangkut bahan bakar minyak/BBM, red.) yang saat itu berada di Stasiun Slawi, dan KA 2639 Gamao Tanker posisi di Stasiun Prupuk.

Terkait dengan kejadian tersebut, dia mengatakan PT KAI (Persero) menerapkan pola "memutar" atau operasi pengalihan rute terhadap KA 187 Joglosemarkerto yang saat itu berada di Stasiun Prupuk.

Kris menerangkan perjalanan KA 187 Joglosemarkerto yang hendak menuju Semarang dialihkan melalui Stasiun Cirebon Prujakan ke arah Tegal.

"Sementara bagi penumpang KA 187 yang sedianya akan turun di Stasiun Slawi, kami lakukan overstappen atau memindahkan ke minibus yang akan mengantarkan ke kota tujuan," ujarnya.

Selanjutnya, kata dia, bagi calon penumpang KA 187 Joglosmemarkerto dari Slawi yang hendak menuju Semarang dilakukan pembatalan tiket dan bea dikembalikan 100 persen.

Setelah dilakukan penanganan oleh Tim Prasarana PT KAI Daop 5 Purwokerto, lanjut dia, petak jalan Prupuk-Slawi khususnya di KM 22+3/8 dapat dilalui KA meskipun dengan pembatasan kecepatan 5 kilometer per jam.

Load More