/
Minggu, 15 Januari 2023 | 17:12 WIB
Kawah Sileri

PURWOKERTO.SUARA.COM, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah mengimbau kepada 

Masyarakat setempat dan para wisatawan di Dataran Tinggi Dieng diimbau berhati-hati dan mewaspadai gas beracun (CO2) dengan meningkatnya status gunung api Dieng. 


Gunung Api Dieng mulai Jumat (13/1) pukul 23.00 WIB statusnya dari level I (normal) naik menjadi level II (waspada).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Bambang Triyono di Wonosobo, Minggu mengatakan, Sejak 9 Januari 2023 di Dataran Tinggi Dieng terjadi beberapa kali gempa walaupun skala kecil, namun pada jumat (13/1) pukul 18.46 WIB terjadi gempa dengan skala 3,4 SR.
BPBD Kabupaten Wonosobo berkolaborasi dengan BPBD Banjarnegara untuk mengecek titik-titik rawan bencana gas beracun.

Beberapa titik rawan bencana itu, antara lain ada di Kawah Sikendang (di Telaga Warna Wonosobo), Kawah Sileri dan Kawah Sikidang (wilayah Banjarnegara).

Kendati ada kenaikan status, sampai hari ini Dataran Tinggi Dieng masih dibuka untuk wisatawan. Hanya mereka dilarang untuk mendekat di sejumlah titik berbahaya tersebut.

"Kami sudah pasang penunjuk arah angin dan plang-plang imbauan agar tidak mendekat ke lokasi berbahaya tersebut, karena di lokasi berbahaya itu dimungkinkan muncul gas beracun yang membahayakan manusia," katanya (Antara) 

Load More