PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Bang Haji Roma Irama melalui lagunya yang melegenda menyatakan minuman keras membuat peminumnya kehilangan akal sehat dan keimanan. Ini pula yang melatarbelakangi Polsek Kalibagor menggelar razia minuman keras di wilayah hukumnya.
Polsek Kalibagor menyita puluhan liter tuak dan minuman keras dalam operasi cipta kondisi untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Kalibagor, Senin (24/1/23).
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK, MH melalui Kapolsek AKP Diah Sudiarti, SH, mengatakan razia miras itu dilakukan dalam rangka operasi cipta kondisi untuk mencegah penyakit masyarakat khususnya di wilayah Polsek Kalibagor.
"Kami telah merazia beberapa warung di Desa Kaliori dan Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, berhasil mengamankan total 15 liter miras jenis tuak dan 5 botol miras anggur," ungkap Kapolsek.
Ia menyebut, puluhan liter tuak dan minuman keras tersebut langsung diamankan ke Mapolsek Kalibagor beserta pemiliknya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Menurut Kapolsek, razia miras dilakukan salah satunya menjaga kondusifitas wilayah serta mengantisipasi adanya tindak pidana akibat miras di wilayah hukum Polsek Kalibagor.
"Beberapa tindak kriminalitas kerap juga terjadi akibat pelaku berada di bawah pengaruh alkohol," ungkap Kapolsek.
Kapolsek juga berharap kegiatan ini dapat mencegah adanya penyakit masyarakat serta untuk memberi rasa aman, kenyamanan, dan menciptakan kondusifitas bagi masyarakat di wilayahnya.
Baca Juga: Kebumen Heboh, Mayat Lansia Ditemukan Terbaring di Gedung Bekas Puskesmas Gombong I
Berita Terkait
-
Polresta Banyumas Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Lansia, Guru Besar Unsoed Apresiasi Kinerja Petugas : Begini Katanya
-
Terekam CCTV, Pembobol Toko di Banyumas Panjat Tiang Telkom dan Masuk Lewat Jendela
-
Tak Terima Kucing Anggoranya Dibunuh, Warga Sokaraja Habisi Nyawa Lansia, Jasad Dibuang ke Sungai Serayu
-
Longsor di Jembatan Kali Pelus Arcawinangun, Jalan Senopati Ditutup, Ini Jalan Alternatifnya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
TXT Raih Million Seller Ketujuh dari Penjualan Minggu Pertama Album Baru
-
7 Fakta Maling Motor Ajian Welut Putih di Kudus, Ternyata Ngumpet di Rumah Orang Tua
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya
-
Film Komedi Wild Sing Umumkan Tayang 3 Juni, Comeback Grup Co-Ed Legendaris
-
El Rumi dan Syifa Hadju Urus Berkas di KUA, Akad Nikah Fix Digelar di Bali?
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi
-
Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan