PURWOKERTO.SUARA.COM Penipuan online kini makin marak. Berbagai modus dilakukan untuk dapat mengelabui korban. Untuk lebih waspada, terdapat cara mudah untuk melacak nomor tak dikenal.
Penggunaan nomor telfon kini memang mewajibkan mendaftarkan menggunakan NIK dan No KK. Langkah ini sebagai upaya untuk mencegah penipuan melalui telepon yang memang sedang marak belakangan ini.
Namun, hal tersebut tak menjamin akan terbebas dari gangguan nomor tak dikenal.
Biasanya, nomor tak dikenal ini adalah panggilan spam dari bot yang jika kamu angkat maka kamu akan terhubung dengan orang di baliknya.
Ini sangat menjengkelkan ketika kamu terus-menerus menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
Untuk mengetahui apakah panggilan berasal dari spammer atau orang penting, dapat mengeceknya melalui beberapa cara berikut.
1. Get Contact
Get Contact merupakan salah satu aplikasi untuk mengecek nomor telepon. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat dengan mudah mengetahui tagar yang menjelaskan si pemilik nomor. Indikasi penipuan dapat dilihat dari sama yang tertera di Get Contact.
Untuk menggunakannua pun cukup mudah. Pengguna tinggal download aplikasi Get Contact, kemudian daftar dengan nomor telepon kamu.
Baca Juga: Tak Sevisi, Bupati Kebumen Rotasi 47 Pejabat Administrator dan Pengawas
Setelahnya di kolom pencarian, kamu bisa memasukkan nomor orang yang tak dikenal tersebut.
Di sana, kamu akan mendapatkan banyak tagar yang menjelaskan si pemilik nomor.
2. Showcaller
Aplikasi Showcaller tidak hanya akan memberi kamu informasi tentang si pemilik nomor. Pengguna dapat mengetahui lokasi terkini dari si pemilik nomor tersebut.
3. Whoscall
Aplikasi bernama Whoscall dapat menjadi andalan untuk mengecek nomor tak dikenal yang mengganggu. Selain layanan panggilan dan pesan teks, aplikasi ini juga terkenal dengan identifikasi panggilan masuk & SMS, pemblokiran panggilan & SMS spam berbahaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan