/
Minggu, 05 Maret 2023 | 14:41 WIB
Ilustrasi TikTok ((unsplash))

PURWOKERTO.SUARA.COM  Aplikasi TikTok sedang mengembangkan alat yang memungkinkan orang tua untuk mencegah anak remaja mereka mengakses konten tertentu di platform tersebut.

Dalam pengembangan fitur kontrol orang tua itu, aplikasi akan berkonsultasi dengan organisasi pengasuhan anak, pemuda dan organisasi masyarakat sipil, dilaporkan Reuters, Jumat. 

Orang tua bisa memanfaatkan alat itu agar anaknya idak bisa melihat konten dengan kata atau tanda pagar tertentu.

TikTok juga mengumumkan fitur baru untuk membantu pengguna membatasi jumlah waktu yang mereka habiskan di aplikasi. Akun milik pengguna di bawah 18 tahun secara otomatis memiliki batas waktu satu jam per hari dan remaja harus memasukkan kode sandi untuk lanjut menggunakan aplikasi.

Jika remaja memilih menghapus batas harian atau menggunakan TikTok selama lebih dari 100 menit per hari, aplikasi akan menampilkan peringatan yang meminta mereka untuk menetapkan batas waktu.

'Sekarang, orang tua dapat menetapkan batas waktu penggunaan TikTok bagi anak remaja mereka, kata perusahaan asal China itu.

Seperti aplikasi media sosial lainnya, TikTok juga menghadapi kritik karena tidak memberi perlindungan cukup bagi remaja dalam mencegah akses konten yang tidak pantas. (Irumacezza/Antara)

Load More