PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Kebumen ramai-ramai belanja kebutuhan pokok di Pasar Karanganyar. Gerakan belanja di pasar tradisional itu merupakan kebijakan yang diterapkan oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Aktivitas belanja di Pasar Rakyat Karanganyar dilaksanakan usai apel pagi pada Kamis 16 Maret 2023. Bupati dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih bersama pimpinan OPD, dan camat turut hadir untuk meramaikan pasar dengan membeli sejumlah kebutuhan pokok.
"Alhamdulillah hari ini kita bersama ASN melakukan grebeg pasar, dengan belanja kebutuhan pokok secara serentak. Dimulai dari Pasar Karanganyar," ujar Bupati.
Menurut Bupati, pemerintah harus turut andil dalam memajukan dan menghidupkan kembali pasar-pasar tradisional, di tengah gempuran pasar modern. Caranya dengan mewajibkan mereka untuk belanja di pasar tradisional tiap bulannya.
"Dalam surat edaran Bupati itu sudah ada juknisnya, setiap eselon itu nominal uang yang harus dibelanjakan berbeda. Mereka wajib belanja di pasar tradisional tiap bulannya," terang Bupati.
Sesuai Surat Edaran Nomor 511.2/3258 tentang Gerakan ASN Belanja di Pasar Rakyat, disebutkan untuk Eselon II minimal harus belanja sebesar Rp250 ribu, Eselon III.a Rp200 ribu, eselon III.b Rp150 ribu, eselon IV/pejabat fungsional Rp125 ribu, golongan IV dan III Rp100 ribu, dan golongan II dan I Rp50 ribu.
Bupati sendiri tampak belanja beraneka macam kebutuhan pokok, seperti sayuran, lauk pauk, makanan kering, jajanan pasar, baju, kaos, peci dengan menghabiskan uang sebesar Rp2 juta lebih. Sebagai bentuk pengawasan para ASN wajib mendokumentasikan kegiatan belanja di pasar dengan melaporkan ke pimpinan.
"Sistem kontrolnya nanti ASN bisa kirim foto ke masing-masing pimpinannya. Nanti pak Frans (Plt Kasdisperindag) yang akan ngecek 'bon' masing-masing, untuk laporan," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang bernama Taufik yang setiap hari berjualan alat tulis memberikan apresiasi dengan adanya kebijakan belanja di pasar tradisional bagi para ASN. Kebijakan tersebut dianggap sangat pro dengan rakyat kecil. Pasar menjadi hidup kembali dan tambah ramai.
Baca Juga: Siswa SMAN Kemangkon Gelar Bazar Kuliner Hasil Penerapan P5 Kewirausahaan
"Bayangkan kalau semua ASN itu belanjanya di pasar tradisional, itu ada puluhan ribu. Banyak sekali, pasti ekonomi masyarakat bisa bangkit kembali, semakin kuat," tuturnya.
Sulastri salah seorang pedagang makanan ringan khas Kebumen juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya kebijakan ini sangat membantu masyarakat kecil agar ekonominya semakin membaik. Terlebih mereka semua sempat terpuruk setelah diterjang badai Covid-19. (Irumacezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 HP Mid-Range dengan Kamera Telephoto Terbaik, Cocok untuk Konser
-
Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M
-
6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?