Bupati menyampaikan, memasuki dua tahun masa pemerintahnya, ia bersyukur tingkat kepuasan masyarakat mencapai 91,36 persen, meningkat dari tahun lalu sebesar 69,68 persen.
Pendidikan dan kesehatan menjadi sektor yang memiliki tingkat kepuasan cukup tinggi yaitu masing-masing 91,54 persen dan 90,31 persen. Sedangkan infrastruktur dan penanggulangan kemiskinan, tingkat kepuasannya baru mencapai 79,11 persen dan 72,32 persen.
Berdasarkan rekapitulasi aduan masyarakat melalui kanal lapor cepat bupati, pihaknya telah menerima 2.090 aduan pada periode Januari 2022 sampai dengan Maret 2023.
Sebanyak 1.943 aduan (atau sekitar 93 persen) telah ditangani sedangkan sisanya sebanyak 147 aduan masih dalam proses penanganan.
"Aduan terbanyak terkait infrastruktur dan bansos," terang Bupati.
Untuk penanganan kemiskinan, Bupati turut bersyukur mengalami penurunan sebesar 1,42%. Namun jika dilihat dari indeks kedalaman kemiskinan, terjadi kenaikan dari 3,24 menjadi 3,41.
Hal ini terjadi karena kenaikan Garis Kemiskinan tidak diikuti dengan kenaikan pendapatan dan pengeluaran masyarakat miskin. Kenaikan Garis Kemiskinan sebesar 6,50% lebih besar dari angka inflasi (6,19%) menunjukkan bahwa dampak kenaikan harga lebih banyak dirasakan oleh masyarakat miskin.
"Persoalan ini perlu segera kita selesaikan dengan program pengendalian inflasi melalui antara lain subsidi harga, subsidi bunga dan padat karya. Upaya penanggulangan kemiskinan akan berhasil jika tersedia data yang akurat, untuk memastikan pemberian jaminan sosial yang tepat sasaran," tandasnya. (Irumacezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
Rahasia Atasi Mesin Cuci Bergoyang dan Berisik di Rumah, Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Sempat Hilang, Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Sungai Rejosari Lampung Tengah
-
Kenalkan Karakter Baru, Ini Tampilan Perdana Film The Angry Birds Movie 3
-
4 Zodiak Paling Hoki yang Bakal Panen Cuan dan Peluang Emas pada 26 Juni 2026