PURWOKERTO.SUARA.COM - Berbuka jadi satu momen yang dinanti-nanti oleh umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa apa lagi diakhir Bulan Ramadhan.
Maka tak heran, umat Islam terutama masyarakat Indonesia umumnya mengemas suasana berbuka puasa dengan menu terbaik termasuk saat berbuka bersama bertemu dengan teman dan kolega.
Diakhir Ramadan seperti saat ini, beragam kuliner mendadak lebih mudah ditemukan di mana-mana dibandingkan dengan bulan biasanya.
Berikut ini, kuliner segar khas Ramadan di Indonesia yang dapat kalian jadikan sebagai inspirasi menu berbuka puasa diakhir ramadhan, melansir dari Antara, Sabtu (15/04/2023).
Kolak tentu sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Hidangan yang satu ini sudah sangat identik sebagai takjil berbuka puasa, sehingga tak lengkap rasanya jika tak menyantap kolak di bulan Ramadhan.
Untuk membuat kolak, umumnya bahan-bahan yang digunakan adalah pisang, ubi, dan kolang-kaling. Cara membuatnya, rebus air dengan gula merah, gula pasir, daun pandan, serta sejumput garam hingga mendidih, kemudian masukkan pisang, ubi, dan kolang-kaling, lalu masukkan santan, masak hingga kuahnya mengental.
Es Timin Suri
Es timun suri juga merupakan menu yang paling banyak digandrungi untuk berbuka puasa sebab rasanya yang menyegarkan. Es timun suri memiliki aroma yang harum dan tekstur buah yang empuk.
Baca Juga: Wali Kota Bandung Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaannya
Cara membuatnya cukup mudah. Anda hanya perlu mengeruk daging timun suri, kemudian campurkan dengan air dan sirup sesuai selera. Anda juga dapat menambahkan buah-buahan lain seperti blewah dan melon.
Es Pisang Ijo
Selain es timun suri, es pisang ijo juga kerap menjadi favorit saat buka puasa. Es pisang ijo sendiri sebenarnya merupakan hidangan khas Makassar, Sulawesi Selatan.
Untuk membuatnya, campurkan tepung beras, garam, air daun suji, dan pewarna hijau kemudian didihkan di api kecil sambil diaduk. Kemudian masukkan tepung sagu, aduk hingga kalis. Balut pisang dengan adonan lalu rebus hingga mengapung, lalu kukus selama sekitar 20 menit.
Setelah itu, potong-potong pisang sesuai selera. Sajikan dengan sirup, susu kental manis, es serut, dan saus yang terbuat dari santan, tepung terigu, gula pasir, daun pandan, dan garam yang dididihkan hingga kental lalu bisa di sajikan.***
Berita Terkait
-
Lebaran ke Banyuwangi, Kuliner Nasi Tempong Bisa jadi Alternatif untuk Dicicipi : Pedasnya Bikin Nagih
-
Ini Lima Rekomendasi Spot Berburu Takjil dan Hidangan Buka Puasa di Purbalingga
-
Jipang Kacang Khas Kebumen, Makanan Nenek Moyang untuk Oleh-oleh Lebaran
-
Warung Bakso Malang Kuliner Super Enak di Jawa Timur: Menggugah Selera, Pembeli Auto Balik Lagi!
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Arya Khan Bongkar Gaya Hidup Pinkan Mambo yang Boros, Dikasih Rumah Malah Pilih Sewa Mahal
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu