PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Purbalingga menerapkan layanan Cash On Delivery (COD) untuk serah terima KTP elektronik atau e-KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA). Layanan ini memudahkan warga yang jauh dari kantor Dindukcapil atau yang tak sempat mengantre.
Inovasi layanan ini bernama ELKIAPOS (penghantaran KTP-el dan KIA langsung ke alamat pemohon) melalui jasa Kantor Pos. Dindukcapil Kabupaten Purbalingga meluncurkan layanan ini pada tanggal 17 April2023.
Dalam hal teknis pengantaran e-KTP, Dinpendukcapil Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan Kantor Pos Purbalingga.
Kepala Dinpendukcapil Purbalingga, Fathurrohman, menjelaskan, layanan antar KTP-el ini merupakan terobosan baru untuk memudahkan masyarakat. Dengan adanya layanan tersebut pemohon dapat memilih apakah kartu tersebut akan diambil sendiri, ditunggu di Kantor Dinpendukcapil atau dikirim melalui Pos.
"Bagi pemohon yg memilih dikirim melalui sistem COD diharuskan membuat dan manandatangani persetujuan terlebih dahulu. Dan hanya dikenakan biaya jasa pengiriman sebesar Rp10 ribu flat jauh dekat di wilayah Kabupaten Purbalingga, yg dibayarkan kepada petugas Pos ketika KTP-el atau KIA diterima pemohon dialamat yang bersangkutan," katanya.
Faturohman mengatakan, respon masyarakat cukup baik dan senang dengan layanan COD KTP-el dan KIA.
"Rata-rata COD per hari 100-150 kartu," ujarnya.
Sub Koordinator Identitas Penduduk, Aries Setyamami menambahkan, pemohon dapat menerima kartu paling lama tiga hari setelah membuat permohonan distribusi secara COD.
"Jadi setelah direkam, difoto kemudian membuat permohonan COD sudah bisa ditinggal pulang dan maksimal tiga hari sudah sampai ke alamat," ucapnya.
Baca Juga: 3 Daftar Produk Indonesia yang Pernah Ditarik dari Pasaran Luar Negeri
Iqbal Hidayat, warga Desa Gemuruh, Kecamatan Padamara mengaku layanan ini sangat membantu. Ia mengapresiasi layanan COD KTP-el di Dinpendukcapil Purbalingga.
"Tadi membuat KTP, 30 menit sekarang sudah selesai. Dengan adanya layanan COD jadi lebih mudah, lebih cepat, tinggal nunggu KTP-nya dikirim kerumah jadi ngga bolak-balik kesini, dua sampai tiga hari sampai, biaya pengiriman Rp10 ribu,” ungkapnya.***
Berita Terkait
-
Ironman dan Kuda Lumping Pukau Pengunjung Owabong Purbalingga
-
Mal Pelayanan Publik Purbalingga Layani Pembuatan Paspor, Begini Caranya
-
Daulat Rakyat Bermula Dari Daftar Pemilih, Masukan dan Tanggapan Publik Penting Demi Validitas dan Akurasi DPT
-
Heboh, Mobil Terjun Bebas ke Kebun Warga di Penambongan Purbalingga Gegara Sopir Ngantuk
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
IGRS Jadi Sorotan Gamer, Simak Sejarah ESRB dan PEGI yang Sudah Ada Puluhan Tahun
-
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino Godzilla
-
Label IGRS Mendadak Hilang dari Steam, Sistem 'Self-Declare' Jadi Sorotan Komunitas
-
6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
-
Masyarakat Indonesia Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp100,69 Triliun
-
Negara Piala Dunia Bakal Dihadapi Timnas Indonesia di Lanjutan FIFA Series 2026, Siapa Dia?
-
Buriram United Diambang Juara, Sandy Walsh Siap Pecahkan Rekor Langka di Kasta Tertinggi Thailand
-
Polemik Pendiri Animasi Nussa Rarra Masih Berlanjut, Nama Ustaz Felix Siauw Ikut Terseret
-
Teror Air Keras Menjamur, Abdullah PKB Desak Pemerintah Tertibkan Peredaran Bahan Berbahaya
-
Amankan BBM, Bahlil: RI Tak Pilih-Pilih Pasokan