PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Sudiarso Sudi (51) dan ladangnya sudah seperti bapak dan anak. Sudi, begitu dia biasa disapa, merawat ladang dengan sepenuh hati. Hari-harinya ia habiskan di ladang, selain bersama istri dan anak-anaknya tentu.
Namun ada sesuatu yang lain dibanding rumah. Ladang kadang menjadi penyembuh kepenatan hidup. Mungkin begitulah cara ladang membalas budi pada Sudi yang telah merawatnya sepenuh hati.
Namun semua perjumpaan pada akhirnya akan sampai pada perpisahan. Begitupun kemesraan Sudi dan ladangnya.
Tapi siapa nyana perpisahan itu akan sepilu kisah hidup Sudi, petani sederhana dari Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari, Kabupaten PurbaIingga, Jawa Tengah.
Perpisahan itu terjadi pada Senin, 8 Mei 2023. Sore itu, ia berpamitan dengan istrinya ke ladang.
Ia pamit handak memperbaiki mesin pompa air di sumur komplek perkebunan nanas. Namun saat memperbaiki mesin bertenaga listrik itu, ia justru kesetrum.
Luka akibar sengatan listrik ini menewaskan Sudi.
Sudi tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Dua orang yang menemukan Sudi sempat membawa ke rumah sakit dengan ambulans desa. Namun ia tak tertolong.
Kapolsek Kutasari AKP Tedy Subiyarsono mengatakan Sudi ditemukan pukul 07.00 WIB oleh dua warga desa setempat yaitu Hadi Rasito (52) dan Andri Setiawan (27).
Baca Juga: Catatan Sempurna Tim Voli Putra Indonesia di SEA Games 2023
"Korban ditemukan oleh dua orang saksi yang melintas di lokasi. Saat ditemukan korban dalam kondisi tergeletak dengan tangan memegang kabel mesin pompa air. Diduga korban tersengat listrik," kata Tedy.
"Dari keterangan istri korban sebelum kejadian, suaminya berpamitan pergi untuk memperbaiki mesin pompa air di kebun nanas. Korban pergi dari rumah sekira jam 06.30 WIB," kata dia menambahkan.
Hasil pemeriksaan Inafis Polres Purbalingga bersama tim medis tidak ditemukan tanda penganiayaan di tubuh korban. Tim Inafis menyimpulkan korban meninggal dunia akibat tersengat listrik. Kesimpulan ini datang dari luka bakar pada ibu jari tangan kanan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ucap Tedy.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
Terjebak Rob Bertahun-tahun, Warga Kendal Dicarikan Tempat Tinggal Baru
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga