PURWOKERTO.SUARA.COM – Polda Jawa Timur meluncurkan aplikasi Siap Semeru (Sistem Aplikasi SDM yang Berkeunggulan) yang berfungsi untuk mengawasi kinerja setiap anggotanya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.
Aplikasi tersebut merupakan sebagai salah satu cara untuk parameter kinerja personil Polri Polda Jatim yang terdiri dari kemampuan teknis, kemampuan etik dan managerial yang dituangkan dalam penilaian setiap bulannya
“Ini sangat membantu pengecekan para anggota kami,” kata Kombes Pol Harry Kurniawan Karo Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jatim, Selasa (16/05/2023).
Kemudian, AKBP Christian Tobing Kabag Pembinaan Karir SDM Polda Jatim mengatakan, dengan adanya aplikasi Siap Semeru ini maka semua aktivitas pelaksanaan tugas anggota Polri bisa termonitor dan terdata sesuai dengan fungsi masing-masing.
Secara teknis, input database pelaksanaan tugas bisa dilakukan secara berjenjang, mulai dari jajaran Polsek, Polres, hingga Polda sesuai fungsi masing-masing.
Menurut Tobing, aplikasi ini juga memberi kemudahan bagi pimpinan seperti Kapolsek hingga Kapolda untuk melakukan evaluasi kinerja anggota mulai dari penilaian kompetensi, inovasi dan penilaian prestasi yang sudah dilakukan oleh anggota.
“Setiap anggota juga bisa memberikan update data ke jenjang atasan agar tugas-tugas yamg sudah dilakukan bisa tercatat dalam data aplikasi. Jadi semua transparan dan kredibel berdasarkan indikator yang sudah ditetapkan,” imbuh Tobing.
Sedangkan bagi para pimpinan kepolisian bisa memberikan reward maupun punishment bagi anggota berdasarkan database yang dilaporkan. “Yang terlebih penting dalam efektivitas dan kredibilitas penempatan tugas dan jabatan,” pungkasnya.***
Baca Juga: Prediksi, Jadwal serta Link Streaming Final SEA Games 2023, Indonesia vs Thailand
Tag
Berita Terkait
-
Khawatir Rumah Kosong Ditinggal Mudik? Lapor Polisi Biar Diawasi
-
Hancur Perasaan, Pemuda Ini Dijemput Polisi Saat Asyik Nonton Bioskop dengan Pacar
-
Kasus Mario Dandy Masih Mengacu ke Pasal Penganiayaan : Polisi Akan Dalami Pelanggaran UU ITE
-
Sederet Fakta Anggota Kepolisian Gorontalo Ditemukan Tewas Di Mobil Dinas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan