PURWOKERTO.SUARA.COM, Masyarakat yang akan mudik Lebaran dengan meninggalkan rumah dalam kondisi kosong diminta untuk melapor ke petugas keamanan setempat.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo
mengatakan, itu perlu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ini mengingat rumah yang ditinggal mudik lebaran dalam keadaan kosong rawan terjadi aksi kriminalitas.
"Tolong informasikan ke petugas pengamanan setempat sehingga ketika rumah ditinggal warga tidak perlu khawatir," kata Listyo.
Dengan memberitahukan terkait kondisi rumah yang ditinggalkan, petugas dari kepolisian bisa membantu memantau rumah masyarakat.
Di sisi lain, Kapolri memprediksi pada H-7 Lebaran 2023 ada peningkatan volume kendaraan karena sebagian masyarakat mudik lebih awal.
Listyo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan di sejumlah titik-titik tertentu, seperti rekayasa satu arah, contraflow, dan ganjil genap.
Kapolri mengingatkan masyarakat agar menaati aturan dan arahan petugas di lapangan saat melakukan perjalanan mudik.
Baca Juga: Dagangan Gelar Bazar Murah Ramadan di Hetero Space Banyumas
"Sehingga semuanya bisa melaksanakan mudik dengan tertib dan menghindari risiko kecelakaan yang mungkin terjadi di jalan," kata Listyo. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan