PURWOKERTO.SUARA.COM – Makanan merupakan kebutuhan esensial bagi kelangsungan hidup dan kesehatan manusia. Sebab dalam kehidupan sehari-hari, apa yang dikonsumsi memiliki dampak besar terhadap tubuh dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Penting bagi kita untuk menjaga pola makan yang seimbang dan bergizi guna mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.
Kebiasaan terlambat makan atau seringkali melewatkan waktu makan merupakan hal yang umum terjadi di tengah kehidupan modern yang sibuk.
Namun, perlu diketahui bahwa terlambat makan secara rutin dapat memiliki dampak buruk pada kesehatan kita. Berikut lima alasan mengapa terlambat makan dapat berdampak negatif dikutip dari Kanal YouTube MG CHANNEL pada Rabu 24 Mei 2023.
1. Gangguan Metabolisme
Saat kita melewatkan waktu makan yang seharusnya, tubuh kita mengalami kelaparan. Hal ini menyebabkan gangguan pada metabolisme tubuh, di mana proses pengubahan makanan menjadi energi terhambat.
Akibatnya, tubuh cenderung menyimpan lemak sebagai cadangan energi, yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan risiko obesitas.
2. Rasa Lapar yang Berlebihan
Ketika kita terlambat makan, tubuh kita akan mengeluarkan hormon lapar yang disebut ghrelin. Hormon ini merangsang rasa lapar yang kuat dan dapat menyebabkan kita makan berlebihan saat akhirnya makan.
Baca Juga: PSSI Resmi Umumkan Laga Indonesia vs Argentina, Erick thohir : Tiketing Lebih Booming dari Coldplay
Kelebihan asupan makanan yang berlebihan ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan berbagai masalah kesehatan terkait.
3. Gangguan Gula Darah
Terlambat makan juga dapat menyebabkan fluktuasi gula darah yang tidak sehat. Ketika kita melewatkan waktu makan, tingkat glukosa dalam darah dapat menurun secara drastis.
Ini dapat menyebabkan gejala seperti pusing, lemas, gangguan konsentrasi, dan bahkan pingsan. Jika terjadi secara terus-menerus, fluktuasi gula darah yang tidak terkendali dapat meningkatkan risiko diabetes tipe dua.
4. Masalah Pencernaan
Makan terlalu terlambat juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Tubuh membutuhkan waktu yang cukup untuk mencerna makanan dengan baik.
Berita Terkait
-
Jarang Diketahui, Ternyata Kafein dalam Kopi Memiliki Banyak Manfaat Ini : Nomor 5 Baik untuk Otak
-
Tak Kuat Bayar Biaya Pengobatan, Pasien di Kebumen Meninggal dalam Perjalanan dari RSUD
-
Tidak Hanya Dehidrasi pada Tubuh, Kekurangan Air Putih juga Bisa Picu Gangguan Fungsi Organ Lain
-
Orang Tua Wajib Tahu, Dokter Anjurkan Khitan Anak Sedini Mungkin : Begini Alasannya
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu
-
4 Micellar Water Lokal Terbaik yang Aman Dipakai saat Kulit sedang Jerawat
-
JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?
-
Cek Langsung Pasar Legi, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali
-
4 Ide Outfit Oversize ala Zhao Lusi, Tampil Kasual dan Tetap Stylish!
-
Akhirnya Tatap Muka, Istri Angga Wijaya Minta Maaf ke Dewi Perssik
-
Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?
-
Dari Keraton ke Kolonialisme: Nasib Perempuan Jawadi Era Politik
-
Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok