PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto terus mengaungkan para ASN agar rutin melaksanakan belanja kebutuhan pokok di pasar tradisional. Untuk kedua kalinya, Pemkab Kebumen melakukannya di Pasar Sruni, Alian, Kebumen pada Kamis 8 Juni 2023.
Sebelumnya acara yang sama diadakan di Pasar Karanganyar pada Maret lalu. Ada ratusan ASN dari berbagai OPD dan kecamatan mengikuti apel pagi di pasar Sruni, kemudian dilanjutkan dengan belanja di pasar.
"Alhamdulillah ini kegiatan ASN belanja di pasar sudah dilaksanakan dua kali secara serentak, kali ini diadakan di Pasar Sruni setelah apel pagi. Sesuai instruksi Bapak Bupati gerakan belanja di pasar harus terus digaungkan agar bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Sekda Ahmad Ujang Sugiono, mewakili Bupati yang berhalangan hadir.
Kebijakan belanja di pasar tradisional kata Sekda, berlaku bagi semua ASN setiap bulannya. Mereka harus melaporkan ke pimpinan setiap kali belanja di pasar. Hal ini untuk memastikan agar kebijakan ini bisa termonitoring atau terlaksana dengan baik.
"Para ASN ini memang diwajibkan setiap bulannya untuk belanja di pasar tradisional. Tentu saja sistem kontrolnya adalah melaporkan kepada pimpinan terkait," ujarnya.
Harapannya kata Sekda, seperti apa yang disampaikan Bupati tumbuh kesadaran bagi para ASN untuk mau belanja di pasar tradisional setiap waktu tanpa harus menunggu ada perintah. Sehingga muncul rasa kecintaan terhadap produk lokal.
"Bapak bupati ingin belanja di pasar tradisional itu menjadi kebiasaan baru bagi ASN, bukan hanya menunggu ada perintah, tapi ini bisa berlangsung seterusnya. Tumbuhkan rasa cinta kita untuk membeli produk lokal, produk-produk UMKM, sehingga ekonomi rakyat kecil bisa tumbuh dengan baik," ucapnya.
Diketahui, sesuai Surat Edaran Nomor 511.2/3258 tentang Gerakan ASN Belanja di Pasar Rakyat, disebutkan untuk Eselon II minimal harus belanja sebesar Rp250 ribu, Eselon III.a Rp200 ribu, eselon III.b Rp150 ribu, eselon IV/pejabat fungsional Rp125 ribu, golongan IV dan III Rp100 ribu, dan golongan II dan I Rp50 ribu.
Sementara itu, salah seorang pedagang makanan kering bernama Sumarni memberikan apresiasi dengan adanya kebijakan belanja di pasar tradisional bagi para ASN. Kebijakan tersebut dianggap telah membuat para pedagang tersenyum bahagia.
Baca Juga: Perubahan Jadwal dan Kapasitas Pesawat jadi Atensi PPIH, Begini Upaya Kemenag
"Alhamdulillah senang, dagangane dadi payu (jualane jadi laku). Pasarnya ramai," ujarnya..
Ia berharap kebijakan yang baik ini terus dipertahankan di kemudian hari, entah siapapun bupatinya yang menjabat. "Semoga jangan cuman sekali, tapi seterusnnya, biar pasarnya ramai," ucap Sumarni warga asal Kajoran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas