PURWOKERTO.SUARA.COM - Kentang goreng merupakan makanan populer yang sering dikonsumsi oleh banyak orang di seluruh dunia. Namun, sebuah penelitian terbaru menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi kentang goreng yang sering dengan risiko kecemasan yang lebih tinggi.
Bahkan dari hasil penelitian di atas memberikan pemahaman baru tentang pengaruh pola makan terhadap kesejahteraan mental. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nutritional Neuroscience melibatkan analisis pola makan dan tingkat kecemasan pada sejumlah partisipan.
Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi kentang goreng secara teratur memiliki risiko kecemasan yang lebih tinggi. Hal ini jika dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsinya dalam jumlah yang lebih sedikit atau malah justru jarang.
Beberapa faktor mungkin dapat menjelaskan hubungan antara konsumsi kentang goreng dan risiko kecemasan. Pertama, kentang goreng cenderung memiliki kandungan lemak trans yang tinggi, yang dikaitkan dengan peradangan dan gangguan kesehatan mental.
Lemak trans dapat mempengaruhi keseimbangan hormon dan neurotransmiter dalam tubuh, yang dapat berdampak pada kesehatan mental. Selain itu, proses penggorengan kentang dapat menghasilkan senyawa yang disebut asam lemak oksida yang merugikan.
Senyawa ini dikaitkan dengan peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh, yang juga dapat berkontribusi pada risiko kecemasan. Selain itu, kentang goreng juga biasanya dikemas dengan garam dan bumbu tambahan yang tinggi, yang dapat memengaruhi keseimbangan kimia dalam otak.
Meskipun penelitian ini memberikan wawasan yang menarik, penting untuk diingat bahwa hubungan antara konsumsi kentang goreng dan kecemasan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Ada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi risiko kecemasan, seperti faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup secara keseluruhan.
Bagi individu yang khawatir tentang risiko kecemasan, penting untuk menjaga pola makan seimbang dan bergizi. Mengurangi konsumsi makanan olahan yang tinggi lemak trans, seperti kentang goreng, dan beralih ke pilihan makanan yang lebih sehat dan alami.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Melawan Palestina
Makanan ini bisa seperti sayuran, buah-buahan, dan sumber protein yang sehat, dapat mendukung kesehatan mental secara keseluruhan. Selain itu, menjaga gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga, tidur yang cukup, dan mengelola stres juga penting untuk menjaga kesejahteraan mental.
Konsultasikan dengan profesional kesehatan jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kecemasan atau memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang hubungan antara pola makan dan kesehatan mental.***
Berita Terkait
-
Resep Sop Buntut Bakar, Cocok untuk Hidangan Idul Adha
-
Resep Haemul Sundubu Jjigae, Sop Daging ala Korea Variasi Olahan Daging Kurban
-
5 Temuan Peneliti Mengungkapkan Bahwa Banyak Makan Junk Food Memburuknya Kualitas Tidur : Begini Penjelasannya
-
Pentingnya Mencukupi Kebutuhan Serat Harian, Mulai untuk Pencernaan Hingga Penunjang Metabolisme Tubuh
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Suami Bakar Istri di Paluta Sumut gegara Kesal Ajakan Rujuk Ditolak
-
Diasuh Virgoun, Anak-Anak Inara Rusli Batuk hampir Sebulan Gara-Gara Asap Rokok
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi
-
Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Krisis Demografi Mereda? Angka Kelahiran Korea Selatan Tertinggi dalam 18 Tahun
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Profil Sergio Castel Rekrutan Anyar Persib Bandung, Eks Bomber Atletico Madrid