PURWOKERTO.SUARA.COM - Kol goreng, makanan yang terkenal dengan rasa renyah dan gurihnya. Siapa yang bisa menolak godaan menggigit sepotong kol goreng yang masih hangat?
Namun, sebaiknya kita ingat bahwa segala sesuatu yang berlebihan tidak baik, termasuk konsumsi kol goreng.
Sebab terlalu banyak makan kol goreng dapat memberikan efek samping negatif bagi kesehatan tubuh manusia.
Berikut ini empat efek samping yang perlu kalian ketahui dihimpun dari Kanal YouTube Sehat Alami pada Kamis, 15 Juni 2023.
1. Kolesterol Tinggi
Makanan yang digoreng umumnya mengandung lemak jenuh dan trans yang tidak sehat bagi tubuh manusia.
Konsumsi berlebihan kol goreng dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya.
2. Gangguan Pencernaan
Kol goreng yang digoreng dalam minyak panas dapat sulit dicerna oleh sistem pencernaan kita sehingga berdampak.
Baca Juga: Pasca Imbang Lawan Palestina, Timnas Indonesia Menuju Jakarta untuk Fokus Laga dengan Argentina
Makanan berlemak dan digoreng cenderung memperlambat proses pencernaan dan dapat menyebabkan gangguan seperti mulas, kembung, dan diare.
3. Penyakit Kronis
Konsumsi berlebihan kol goreng juga dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan hipertensi.
Lemak jenuh dan kalori tinggi dalam kol goreng dapat mempengaruhi sensitivitas insulin tubuh dan mengganggu keseimbangan gula darah.
4. Kekurangan Nutrisi
Terlalu banyak makan kol goreng juga dapat mengakibatkan kurangnya asupan nutrisi penting. Makanan yang digoreng umumnya rendah serat, vitamin, dan mineral, yang penting bagi kesehatan tubuh.
Jika terlalu banyak mengandalkan kol goreng sebagai sumber makanan, Anda mungkin kekurangan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
Untuk menjaga kesehatan, penting untuk mengatur pola makan dengan bijak. Mengurangi konsumsi makanan digoreng seperti kol goreng adalah langkah yang baik.
Anda dapat mencoba variasi makanan yang lebih sehat seperti kol rebus atau ditumis ringan. Selain itu, perlu diingat bahwa kunci utama adalah pola makan seimbang dan gaya hidup yang aktif.
Jaga keseimbangan nutrisi dan tetap berolahraga secara teratur untuk mendukung kesehatan Anda secara keseluruhan.***
Berita Terkait
-
Ini 5 Makanan Penurun Asam Urat Paling Ampuh untuk Kesehatan dan Efektif Dikonsumsi Rutin
-
Kebiasaan Menghangatan Makanan Bersantan Ternyata Tidak Baik, Ini Alasanya Pakar Nutrisi dari UI
-
Rekomendasi Menu Sarapan Sehat dan Simpel Untuk Anak
-
Ini Empat Makanan Tinggi Antioksidan Bisa Jadi Penangkal Dampak Polusi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi