PURWOKERTO.SUARA.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiagakan dua rumah sakit untuk menangani pasien terjangkit penyakit rabies merespon kejadian di Bali yang sempat viral beberapa hari terakhir. Adapun rumah sakit tersebut mempunyai stok vaksin rabies yang cukup.
Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Ngabila Salama menerangkan, dua rumah sakit yang disiapkan untuk menangani kasus penularan rabies itu antara lain, RSUD Tarakan dan RSPI Sulianti Saroso.
"Antisipasi terkait dengan rabies di DKI Jakarta tentunya menyiagakan rumah sakit yang menyediakan vaksin anti rabies," kata Ngabila dikutip dari PMJ News, Rabu (21/06/2023).
Seperti, dua rumah sakit pemerintah di DKI yaitu RSUD Tarakan di Jakarta Pusat dan juga RSPI Sulianti Saroso di Tanjung Priok, Jakarta Utara
Masih dari keterangan Ngabila, masyarakat yang tergigit hewan penular rabies (HPR) dapat langsung dibawa ke rumah sakit tersebut untuk mendapatkan penanganan.
Sekedar informasi gigitan anjing yang terinfeksi rabies dapat membawa bahaya serius bagi manusia. Rabies adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
Untuk penanganan awal yang tepat setelah gigitan anjing yang diduga terinfeksi rabies sangat penting untuk mengurangi risiko infeksi. Bisa dilakukan langkah-langkah penanganan awal seperti berikut.
1. Cuci Luka dengan Air dan Sabun
Segera bersihkan luka gigitan dengan air mengalir dan sabun. Gosoklah lembut luka tersebut selama setidaknya 5 menit untuk membantu membersihkannya dari kuman atau virus yang mungkin ada.
Baca Juga: Pemkab Banjarnegara Terima 149 Mahasiswa KKN Tematik IPB Bogor, Ini yang Akan Dilakukan
2. Bilas dengan Larutan Antiseptik
Setelah mencuci luka dengan air dan sabun, bilaslah luka dengan larutan antiseptik seperti larutan iodin atau hidrogen peroksida. Ini dapat membantu membersihkan luka lebih lanjut dan mencegah infeksi.
3. Hentikan Perdarahan
Jika luka mengeluarkan darah, gunakan kain bersih atau kassa steril untuk menekan luka dengan lembut dan hentikan perdarahan. Tetap tekan selama beberapa menit sampai perdarahan berhenti.
4. Lapisi Luka dengan Perban atau Kain Bersih
Setelah perdarahan berhenti, lapisi luka dengan perban atau kain bersih untuk melindunginya dari kontaminasi lingkungan yang dapat menyebabkan infeksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Roger Danurta dan Cut Meyriska Bantah Terima Uang Saku dari Travel Umrah Hanania
-
Ketika Hati Gelisah, Memburu Jiwa Tenang Menawarkan Jawabannya
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Tiga Tahun Daeng Sangkala Lumpuh di Gubuk Sederhana
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026