PURWOKERTO.SUARA.COM PURBALINGGA, Pemkab Purbalingga melepas sebanyak 25 ton gula merah kristal produksi CV Bunga Palm Purbalingga. Pelepasan dilakukan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga, Johan Arifin, Kamis (22/6) di Pendopo Dipokusumo.
Johan berpesan untuk senantiasa menjaga kualitas produk dan kepercayaan dari buyer karena ekspor kali ini adalah yang keempat kalinya dengan tujuan Amerika Serikat. Selain itu, dia berharap dengan adanya pemasaran ke luar negeri ini bisa meningkatkan devisa tapi juga semakin meningkatkan kesejahteraan para petani nira di Purbalingga.
“Jaga kualitas, jaga kepercayaan, artinya ini sudah yang keempat kali, produk kita sudah diakui,” katanya.
Selain ekspor gula merah kristal, dalam acara tersebut dikatakan Dikta Zanwar (26), executive board CV. Bunga Palm Purbalingga juga ada pembagian 1.000 bibit pohon kelapa jenis gajah entok, wajan stainless steel, dan polis asuransi bagi petani nira. Dia juga mengatakan saat ini ada 300 hingga 400 petani nira binaan CV. Bunga Palm.
Muksin Kamal, petani nira asal Desa Tangkisan Kecamatan Mrebet Purbalingga yang telah 25 tahun berprofesi sebagai penderes mengatakan dengan adanya ekspor ini harga gula merah yang ia hasilkan bisa dihargai lebih tinggi. Ia berharap dengan ekspor bisa menambah semangat para petani nira untuk terus menghasilkan gula merah yang berkualitas.
“Terima kasih kepada Ibu Bupati Purbalingga dengan acara ini bisa memotivasi kepada kami petani atau penderes dan mudah-mudahan nantinya akan generasi penerusnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi