RSUD dr Soeselo Tegal Dijadikan Rumah Sakit Pendidikan Kedokteran UMP
PURWOKERTO.SUARA.COM, TEGAL- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. SOESELO Kabupaten Tegal telah resmi menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Hal itu setelah adanya penandatanganan MoU perjanjian kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Tegal dengan kampus tersebut.
Rektor UMP Assoc Prof Dr Jebul Suroso dalam kesempatannya mengatakan, hadir di rumah sakit SOESELO ini seperti mengenang pada tahun 2012 lalu. Rumah sakit ini menjadi saksi sejarah berdirinya Fakultas Kedokteran UMP.
“Hubungan kita dengan Rumah Sakit SOESELO ini sudah terhubung sejak lama. Alhamdulillah hubungan rumah sakit ini dengan UMP begitu erat. Seiring berjalannya waktu melihat rumah sakit SOESELO ini semakin bagus, semakin mantap dan saya kira akan menjadi rumah sakit kebanggaan,” katanya.
Oleh karena itu, lanjut Rektor, UMP yang saat ini telah memiliki hubungan baik dengan Tegal, bahwa RSUD SOESELO ini perlu dikembangkan menjadi rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran UMP.
“Kami sangat berharap ini akan menjadi sinergi yang baik. Seiring dengan semakin bertambahnya jumlah mahasiswa FK UMP. Saya kira akan semakin banyak membutuhkan ruang untuk belajar. Disisi lain saya kira hadirnya teman-teman FK UMP akan berkontribusi dalam pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.
Rektor berharap kerjasama yang dijalin bukan hanya pada aspek Pendidikan, tetapi kedepan lebih dari itu. Penelitian, pengabdian dan juga lebih luas lagi.
“Harapannya ketika nanti UMP melakukan beberapa hal, berkontribusi dan melakukan sinergi dengan Rumah Sakit. Harapannya akan betul-betul bisa bermanfaat dengan baik. Para mahasiswa kami mudah-mudahan bisa terlayani dengan baik. Karena setelah menjadi Rumah Sakit pendidikan utama, artinya rumah sakit ini akan dilewati oleh seluruh mahasiswa FK UMP,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. SOESELO Kabupaten Tegal Dr Guntur Muhammad Taqwin, M.Sc, Sp.An mengungkapkan tujuan dari perjanjian tersebut di antaranya untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan terintegrasi dengan mengutamakan tata kelola klinis yang baik, perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran, kedokteran gigi, dan kesehatan lain berbasis bukti dengan memperhatikan aspek etika profesi dan hukum kesehatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Dianggap Sempurna Jadi Severus Snape di Harry Potter, Alan Rickman Ternyata Tidak Bahagia
-
7 Daya Tarik Hutan Mangrove Mempawah: Wisata Edukasi Murah, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Bersih-Bersih Internal, Pemkab Bogor Gandeng BNN Gelar Tes Urine Mendadak di Kantor Dinas
-
BRI Super League: Borneo FC Waspadai Kebangkitan Madura United
-
5 Motor Listrik Brand Lokal Setara Yamaha NMax, Jarak Tempuh Jauh, Mesin Bertenaga
-
Sinopsis Let Him Go di Netflix: Aksi Kakek-Nenek Melawan Klan Kejam, Bikin Penonton Was-Was
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Kumpul Lebaran Berujung Borgol, Mantan Karyawan Depot Air Minum Diciduk Polisi di Rumah Nenek
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kronologi Hacker Selapan Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih, Bermula dari Password