PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama komunitas Sedulur Kebumen mendatangi salah seorang warga Rt 03 Rw 04, Desa Rantewringin, Buluspesantren bernama Dul Somad.
Sudah lima tahun Dul Somad tinggal sebatang kara di sebuah gubuk reot yang tidak layak huni.
Kedatangan Bupati bersama rombongan sekaligus meninjau kesiapan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) untuk Dul Somad. Hadir pada kesempatan itu, Camat Buluspesantren dan anggota Forkopimcam, serta Kepala Desa Rantewringin Sri Norma Cherani dan warga sekitar, pada Jumat sore 21 Juli 2023.
Saat ini Abdul Somad tinggal sendiri di bangunan seadanya, yang terbuat dari terpal untuk melindungi diri dari hujan dan terik matahari.
Bahkan untuk tidur saja ia hanya beralaskan bambu yang ditata rapi, yang ditumpuk dengan kain, plastik bekas dan karung bekas.
"Saya tinggal di sini sudah lima tahun. Rumah saya roboh karena terkena longsor di pinggir Sungai Lukulo, jadi terpaksa saya buat gubuk di samping bekas rumah lama," ujar Dul Somad.
Di usianya yang sudah senja, Dul Somad diketahui masih perjaka, belum pernah menikah, sehari-hari ia bekerja sebagai tukang serabutan. Banyak saudara yang menawarinya untuk tinggak bersama. Namun ia tidak mau dengan alasan takut merepotkan.
Abdul Somad mengaku sangat bahagia mendapatkan bantuan dari Komunitas Sedulur Kebumen, yang peduli membantu membangun rumah miliknya di atas tanah milik saudaranya yang sudah dikhlaskan untuk ditempati.
Ia mengatakan rumah yang ditempati dulu, roboh akibat longsor ke sungai, karena tidak memiliki biaya untuk membangun kembali, ia harus rela tinggal di reruntuhan rumahnya yang hanya tersisa terasnya saja.
"Alhamdulillah terima kasih untuk Pak Bupati, pemerintah desa dan Sedulur Kebumen yang sudah bersedia membangunkan rumah untuk saya," ucapnya singkat.
Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan untuk pengentasan kemiskinan ekstrem perlu adanya kolaborasi antara pemerintah dan juga masyarakat, seperti yang dilakukan oleh Komunitas Sedulur Kebumen.
”Untuk urusan kemanusiaan kita tidak usah memandang warna kulit, memandang warna apa saja, yang penting kita hadir untuk kebersamaan supaya Kebumen terbebas dari kemiskinan ekstrem, seperti Pak Abdul Somad yang tinggal disini,” ucapnya.
Untuk pembangunan rumah tersebut Komunitas Sedulur Kebumen mengeluarkan anggaran sebesar Rp 26 juta. Kemudian pihak Pemerintah Desa juga turut memberikan bantuan RTLH sebesar Rp10 juta.
Selain itu, rumah yang dibangun ini nantinya akan dilengkapi dengan listrik, dan juga perabotan rumah tangga dari Komunitas Sedulur Kebumen. Jadi pemilik rumah nantinya bisa hidup dengan layak di rumah yang telah diperbaiki.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?