PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto memimpin pelaksanaan apel penerimaan KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), dan Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen di halaman Gedung Setda, Kebumen, Selasa (25/7/2023).
Mahasiswa KKN dari UMP dan UMNU tersebut diserahterimakan langsung oleh Wakil Rektor 1 UMP Aman Suyadi Suyadi dan Imam Satibi Rektor UMNU Kebumen kepada Bupati Kebumen, ditandai dengan penyematan almamater terhadap perwakilan mahasiswa dari dua universitas tersebut.
Total ada 665 mahasiswa yang bakal melaksanakan kegiatan KKN di Kebumen. Di antaranya 379 dari UMP, dan 286 dari UMNU. Diantaranya, ada 30 mahasiswa UMP yang berasal dari Malaysia.
Mereka akan KKN sampai awal September 2023 yang disebar di Kecamatan Sadang, Karanggayam, Karangsambung, Alian, dan Kuwarasan.
Bupati dalam sambutannya mengatakan, kedatangan mahasiswa KKN UMP dan UMNU Kebumen akan sangat membantu masyarakat agar sumber daya manusianya bisa lebih baik lagi.
“Ini menjadi kesempatan yang baik bagi saya karena bisa menerima mahasiswa KKN dari UMP dan UMNU untuk mengabdikan dirinya dengan membantu memberdayakan lingkungan sekitar, tentunya dengan kreatifitas dan ilmu terapan yang mereka miliki," ujar Bupati.
Bupati bahkan menyambut baik adanya 30 mahasiswa UMP yang berhasal dari Malaysia. Kehadiran mereka di Kebumen, tentunya dapat memberikan warna baru serta pengalaman yang berarti.
"Dengan kehadiran mereka, harapannya nama baik Kebumen bisa sampai ke warga Malaysia," terang Bupati.
Bupati menuturkan, Kebumen punya banyak sumber daya alam yang bisa dikelola dengan baik. Alamnya indah, banyak pegunungan dan garis pantai yang panjang. Bupati berharap dari para mahasiswa ini nanti bisa berkolaborasi menciptakan sesuatu yang baru untuk kemajuan masyarakat.
"Mahasiswa sebagai agen perubahan memang dituntut, untuk bisa memberikan kreasi dan inovasi untuk kemajuan masyarakat, dan inilah saat kalian dilatih untuk belajar bagaimana menerapkan ilmua kalian, sehingga dampaknya bisa dirasakan masyarakat," jelasnya.
Berita Terkait
-
Berjarak 6,5 KM dari Universitas Indonesia, Pusat Perbelanjaan Ini Terbesar Pertama di Kawasan Superblok Pesona City Depok
-
Berjarak 43,4 Km dari Simpang Lima Semarang, Taman Bermain Ini Miliki Beragam Atraksi Lengkap: Ada Atraksi Air?
-
Berjarak 15 KM dari alun-alun Purbalingga, PKK Desa Ini Manfaatkan Sereh Untuk Pembersih Lantai
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Ingin Glowing Saat Menikah? Dokter Kulit Ungkap Rahasia Perawatan Wajib 6 Bulan
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
Euforia Investasi Anak Muda Meningkat, BI Ingatkan Bahaya Keputusan Finansial Emosional
-
Cek Fakta: Rudal Iran Melewati Langit Saudi Menuju Israel, Benarkah?
-
5 Lip Balm SPF Tinggi yang Bagus untuk Lindungi Bibir saat Cuaca Panas
-
Buntut Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Pemkot Akan Razia Seluruh Tempat Penitipan Anak
-
Bangkit dari Trauma, Karina Suwandi Kembali ke Horor Lewat Tumbal Proyek
-
5 Tempat Lari Malam di Jakarta Pusat yang Aman, Nyaman, dan Punya View Lampu Kota
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Janji Ratu Dewa-Prima Salam Soal Palembang Bebas Banjir Saat Pilkada 2024, Masih Ingat?