PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS – Upaya mengevakuasi delapan penambang emas di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas makin berat. Pada hari keenam ini, debit air swmakin deras hingga permukaan air sumur tambang naik 2 meter.
Operasi SAR hari ke-6 terhadap delapan penambang emas yang terjebak di lubang galian kawasan pertambangan Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah belum membuahkan hasil.
"Operasi SAR hari ke 6 ini, kami masih belum berhasil mengeluarkan saudara-saudara yang terjebak di lubang galian. Adapun kendala yang Tim SAR Gabungan alami yaitu debit air yang masuk ke dalam lubang galian semakin besar,” kata Priyo Prayudha Utama selaku Kepala Subseksi Operasi dan Siaga.
Setelah sebelumnya dikabarkan permukaan air turun hingga 14 meter dari bibir lubang galian, hari ini air kembali naik menjadi 12 meter. Ini berarti terdapat kenaikan muka air setinggi 2 meter.
Adapun alat yang dikerahkan pada hari ke-6 operasi SAR ini di antaranya pompa air, alat deteksi pencarian seperti xaver, scan sonar, live detector, alat-alat mauntainnering, SCBA, dan alat selam.
Tim menyiapkan alat itu untuk mengevakuasi jika ada kemungkinan tim bisa memasuki lubang galian tersebut.
”Rencana operasi hari ke-7, kita masih akan mengevaluasi dari hasil kegiatan Operasi SAR hari ini bersama dengan pihak-pihak terkait dalam Operasi SAR,” katanya.
Operasi SAR hari keenam upaya pencarian terhadap delapan orang penambang emas di Kawasan Pertambangan Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah masih dibagi menjadi enam worksite.
Adapun rincian pembagian sektor kerja di antaranya:
1. Worksite A-1 pengurasan Galian Bogor menggunakan 6 pompa air
2. Worksite A-2 pengurasan Galian Dondong menggunakan 3 pompa air
3. Worksite A-3 pengurasan di 5 Sumur menggunakan 12 pompa air
4. Worksite A-4 pengurasan dihentikan
5. Worksite A-5 pemantauan Bendungan di Sungai
6. Worksite A-6 pengurasan Galian Majenang menggunakan pompa air yang tidak digunakan di Worksite A-3 dan pemantauan aliran hasil Bendungan Sungai Tajur.***
Berita Terkait
-
Berjarak 500 Meter dari Alun-Alun Banjarnegara, Lokasi ini Sangat Terkenal Hingga Daratan Eropa
-
Media Sosial sebagai Medium Pelestarian Budaya, Literasi Digital di Banyumas
-
Tenggelam di Lumbung Emas, Kisah Mencekam 8 Penambang di Pancurendang
-
Literasi Digital di Banyumas Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Melalui Media Sosial
-
Pencarian 8 Penambang Emas Pancurendang Memasuki Hari Kelima
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya