PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Dieng bukan hanya dikenal dengan objek wisata alam yang memikat. Dieng juga menawarkan objek wisata budaya atau sejarah yang menyimpan jejak peradaban kuno.
Wisatawan sudah tidak asing dengan yang namanya Candi Arjuna, objek wisata sekaligus ikon wisata Dieng.
Komplek itu pun selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat liburan. Keberadaannya di ketinggian 2000 an mdpl membuat candi ini spesial.
Hawa dingin, ditambah pemandangan alam gugusan pegunungan Dieng menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Apalagi Candi Arjuna menjadi pusat pagelaran Dieng Culture Festival (DCF) yang biasa dihadiri puluhan ribu wisatawan.
Namun jarang yang tahu, di luar Candi Arjuna, ternyata terdapat sejumlah candi di berada di luar komplek itu.
Candi Dwarawati di antaranya. Candi ini berada terpisah dari komplek percandian Arjuna. Meski sama-sama berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara.
Candi Dwarawati tidak sepopuler Candi Arjuna, bahkan jarang yang tahu karena letaknya tersembunyi di balik kebun kentang dan perumahan warga.
Ada beberapa candi di komplek sama, misalnya Candi Parikesit, namun tidak dapat direstorasi karena batu-batu penyusunnya telah raib.
Baca Juga: Jembatan Desa Kedungwringin Kebumen Dibangun, Mobil tak Lagi Turun ke Sungai untuk Menyeberang
Daya tarik Candi Dwarawati tak kalah dengan Candi Arjuna. Candi Dwarawati menawarkan pemandangan bagus, terlebih lokasinya yang berada di lereng Gunung Prau.
Seperti umumnya candi-candi di Dieng, Candi Dwarawati diduga peninggalan umat Hindu beraliran Siwa yang dibangun pada abad ke 8 atau 9 Masehi.
Saat ditemukan Candi Dwarawati sudah tidak utuh. Bangunan terdiri dari bagian kaki, tubuh dan atap tanpa kemuncak.
Untuk menjangkau Candi ini, pengunjung harus melewati pemukiman dan ladang kentang warga karena lokasinya cukup tersembunyi.
Arca-arca yang melengkapi Candi itu telah dipindahkan ke museum karena tidak ada penjaga. Candi ini pun bisa dikunjungi setiap saat karena tidak ada pos penjagaan.
Dwarawati adalah nama ibu kota Kerajaan Dwaraka India. Candi Dwarawati disebut arsitekturnya mirip dengan candi di India.
Tag
Berita Terkait
-
Hanya 1,3 Km dari RTH Maron, Pusat Perbelanjaan Teramai di Banyuwangi Ini jadi Jujugan Wisata Belanja Warga: Terkenal dengan Harga Barang yang Murah?
-
Hanya 2,3 Km dari Taman Kartini, Pusat Perbelanjaan Teramai di Kota Cimahi Ini Selalu jadi Jujugan Pengunjung: Miliki Fasilitas Lengkap?
-
Berada di Area Emas Galuh Mas Karawang, Mal Ini Jadi Lokasi Hangout Kaum Muda, Pusatnya Alat Musik dan Olahraga
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan