PURWOKERTO.SUARA.COM – Kota Surabaya tidak hanya memiliki Mall-mall megah, beberapa bangunan calon pusat perbelanjaan juga ada yang mangkrak. Termasuk di Jalan Raya Ngagel Madya, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya berjarak 14,9 Km dari Bandara Internasional Juanda.
Bangunan ini serasa jadi oase di tengah hiruk-pikuk Kota Surabaya, karena menyimpan cerita pilu tentang rencana pembangunan Mall yang terhenti di tengah jalan. Gedung tersebut adalah bagian dari proyek prestisius dari konsorsium Trade Center Mall (TCM) dari Singapura.
Dikutip dari Kanal YouTube MARCOW Family pada Jumat 18 Agustus 2023, Pusat perbelanjaan ini awalnya akan Bernama Marvell City Mall. Dimana direncanakan untuk menjadi pusat perbelanjaan terbesar yang akan menghidupkan area Kota Surabaya.
Namun sayangnya, takdir membawa proyek ini berjalan di jalur yang tak terduga. Pada masa awal pembangunannya, proyek Mall Ngagel menimbulkan harapan baru bagi warga Surabaya.
Rencana membangun destinasi berbelanja, dan berbagai aktivitas lainnya menarik minat banyak pihak tidak sesuai harapan. Mengingat nasib berkata lain, imbas krisis moneter melanda Indonesia 1998 membuat proyek ini juga terdampak di tahun 2000.
Akibat krisis tersebut, pembangunan Mall Ngagel terhenti. Tanpa alasan yang jelas, gedung ini mulai terbengkalai dan ditinggalkan. Bangunan yang seharusnya menjadi pusat perbelanjaan yang megah dan ramai, justru berubah menjadi bangunan mangkrak yang tak terurus.
Jejak-jejak konstruksi dan rencana pembangunan yang terhenti dapat terlihat di gedung tersebut, menjadi pengingat akan mimpi-mimpi yang tak sempat terwujud. Hingga tahun 2023, gedung Mangkrak Mall Ngagel masih menjadi bagian dari panorama Kota Surabaya.
Bangunan yang seharusnya menjadi simbol kemajuan dan perkembangan kini berdiri sebagai simbol ketidakpastian dan tantangan dalam dunia bisnis dan investasi. Meskipun begitu, keberadaan gedung ini juga menjadi bagian dari sejarah perkotaan Surabaya.
Sebuah cerminan bahwa tidak semua rencana berjalan sesuai harapan, namun setiap langkah dan usaha memiliki nilai pembelajaran yang berharga. Hingga kini pihak Pemerintah Kota Surabaya masih terus mengupayakan untuk kejelasan dari bangunan tersebut kepada pemiliknya.***
Baca Juga: Kabupaten Selatan Jawa Ini Dulu Bernama Panjer, Dipimpin Orang Kepercayaan Sultan Agung
Berita Terkait
-
Hanya 129 Km dari Bandara LetKol Wisnu Singaraja, Destinasi Wisata Belanja di Badung Ini Punya Kombinasi Unik: Ada Spa Rooftop Juga!
-
Cuma 29,1 Km dari Bandara Pondok Cabe Kota Tangerang, Pusat Perbelanjaan yang Sempat Berjaya Dimasanya Ini Kini Sepi ditinggal Pengunjung: Kok Bisa?
-
Jaraknya 7,6 Km dari Bandara Pinang Kampai, Pusat Perbelanjaan di Kota Dumai Selalu Ramai: Miliki Konsep Shopping Mall 2 in 1 yang Manjakan Pengunjung
-
Cuma 19,5 Km dari Bandara Tanjung Bara, Mall Satu-satunya di Kabupaten Kutai Timur Ini Punya Fasilitas Lengkap: Cocok tuk Belanja dan Liburan Keluarga
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri