PURWOKERTO.SUARA.COM, Masyarakat Purbalingga tentu tidak asing dengan Bendungan Slinga yang menjadi salah satu spot menarik untuk dikunjungi. Keberadaan bendung itu dimanfaatkan oleh warga untuk menarik wisatawan.
Desa Banjaran, yang terletak di Kecamatan Bojongsari, Purbalingga, kini resmi memiliki status sebagai desa wisata.
Status tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Purbalingga yang diserahkan oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga, Prayitno kepada Kepala Desa Banjaran, Muhamad Ichmun disela-sela karnaval HUT ke-78 RI tingkat desa setempat, Sabtu (19/8/2023) di komplek destinasi wisata Klawing Sonten.
Status sebagai desa wisata akan memberikan peluang baru bagi ekonomi lokal dan juga mendatangkan kunjungan yang lebih banyak, serta memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Desa Banjaran.
Kepala Dinporapar Purbalingga, Prayitno, menjelaskan bahwa status Desa Banjaran sebagai desa wisata membawa konsekuensi penting.
Pemerintah desa dan masyarakatnya harus bekerja sama untuk mengembangkan potensi wisata dan destinasi yang ada.
"Selain itu, semua warga dan jajaran pemerintah desa harus mengampanyekan konsep Sapta Pesona Sadar Wisata. Dengan menerapkan Sapta Pesona Sadar Wisata, diharapkan kunjungan wisata ke Desa Banjaran akan terus meningkat, berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi lokal," ujar Prayitno.
Seperti diketahui destinasi wisata Banjaran muncul setelah selesainya pembangunan bendung Slinga.
Meskipun awalnya warga Slinga yang terlibat dalam pengembangan wisata di sisi Timur bendungan, tetapi Pemerintah Desa Banjaran dengan semangat dan tekad tinggi mengembangkan destinasi wisata di sisi Barat bendungan Slinga.
Baca Juga: Tim SAR Buru Tiga Nelayan yang Hilang di Perairan Jepara
Muhamad Ichmun, Kepala Desa Banjaran, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam pengembangan Desa Wisata Banjaran.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Purbalingga untuk pengembangan Desa Wisata Banjaran, dan kami mohon bimbingangan dari Dinporapar untuk pengembangan dan pemasaran wisata selanjutnya,” harap Kades Muhamad Ichmun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Tak Perlu Khawatir
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?